AMBON, iNews.id - Pangdam Pattimura Mayjen TNI Ruruh A Setyawibawa mengajak para tokoh di Maluku untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan konflik di provinsi tersebut. Hal ini disampaikannya saat coffee morning bersama unsur Forkopimda dan para tokoh agama maupun masyarakat di Ambon, Jumat (2/12/2022).
Perbincangan ini membahas berbagai langkah pencegahan konflik, terutama yang terjadi antara warga Negeri Pelauw dan Kariuw di Pulau Haruku.
Pangdam mengatakan, dengan pertemuan bersama akan melahirkan berbagai ide segar terkait penyelesaian masalah di Maluku. Dimulai dari membangun sinergi komunikasi, permasalahan dan kendala dihadapi di lapangan hingga strategi dan langkah penanganan.
"Inilah salah satu wujud keharmonisan kita untuk menjalin tali silaturahmi sehingga Provinsi Maluku dan Maluku Utara tetap aman, damai dan kondusif. Selain itu juga membahas berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat," katanya, Jumat (2/12/2022).
Pangdam juga mengimbau kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda untuk dapat menjadi penyambung lidah terhadap setiap kebijakan pemerintah sehingga dapat sampai kepada masyarakat.
Selain itu, informasi dan kebijakan pemerintah itu dapat tersampaikan secara utuh dan lengkap tanpa distorsi atau kesalahpahaman yang mengakibatkan munculnya berita bohong (hoaks).
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait