Warga Malra Boleh Sholat Idul Adha Berjemaah di Masjid

Antara · Senin, 19 Juli 2021 - 19:58:00 WIT
 Warga Malra Boleh Sholat Idul Adha Berjemaah di Masjid
Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun, memastikan warga bisa melaksanakan Sholat Id berjemaah di masjid atau mushalla. Namun pelaksanaan sholat di lapangan terbuka ditiadakan. Foto: Antara

LANGGUR, iNews.id - Warga Muslim Maluku Tenggara (Malra), Maluku, dibolehkan melaksanakan Sholat Idul Adha berjemaah di masjid dengan protokol kesehatan ketat. Namun warga diminta untuk tidak takbir keliling. 

Bupati Malra, M Thaher Hanubun, mengatakan, ketentuan tersebut merupakan kesepakatan dari jajaran Forkopimda Forum Kerukunan Umat Beragama, Majelis Ulama Indonesia, dan Kantor Kementerian Agama. Takbiran dan Sholat Idul Adha hanya boleh dilaksanakan di masjid.

"Malam takbiran dan Shalat Idul Adha hanya dapat diikuti oleh jemaah dengan usia 17 sampai dengan 59 tahun," kata Bupati Thaher, Senin (19/7/2021).

Bupati juga mengatakan, hanya warga yang sehat yang boleh melaksanakan Sholat Idul Adha di masjid. Warga yang sedang hamil atau menyusui, sedang sakit, atau baru pulang dari luar daerah tidak boleh ikut Sholat Id di masjid.

Selain itu, pengurus masjid yang akan menyelenggarakan shalat Idul Adha wajib menyediakan alat pengukur suhu tubuh, cairan pembersih tangan, dan tempat mencuci tangan. Pengurus juga harus membatasi jemaah maksimal 30 persen dari kapasitas ruang.

"Dan diusahakan agar jarak antar shaf dan antar jamaah minimal 1,5 meter," kata Thaher.

Editor : Erwin C Sihombing