Pemkab Saumlakki Gelar Pasar Murah, 700 Paket Kebutuhan Pokok Ludes Beberapa Jam

Antara ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 16:13 WIT
Pemkab Saumlakki Gelar Pasar Murah, 700 Paket Kebutuhan Pokok Ludes  Beberapa Jam
Suasana pasar murah di Kota Saumlaki, Kamis (21/5/2020). (Foto: Antara)

SAUMLAKKI, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar, Maluku menggelar pasar murah di Kota Saumlakki dan beberapa desa sekitar di Kecamatan Tanimbar Selatan, Kamis (21/5/2020). Pasar murah dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Ruben Benharvioto Moriolkosu pada pukul 14.00 WIT. Pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebelum masuk pasar murah, masyarakat wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk pengecekan identitas. Masyarakat yang beragama muslim menjadi prioritas pelayanan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Elisabeth I Werembinan mengatakan, pasar murah digelar untuk membantu warga muslim di Kota Saumlakki dan sekitarnya agar mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Apalagi mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Apalagi ini dalam kondisi Covid-19 dimana banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan mata pencairan," katanya.

Dalam pasar murah ini, jenis kebutuhan pokok yang dijual di antaranya lima kilogram (kg) beras seharga Rp30.000, gula pasir seharga Rp10.000 per kg, tepung terigu Rp7.000 per kg, 10 bungkus mie instan seharga Rp15.000, minyak goreng seharga Rp10.000 per liter, susu kental manis Rp8.000 per kaleng, empat saset mentega seharga Rp10.000 dan satu botol sirup ABC seharga Rp10.000. Total sembako murah ini ada sebanyak 700 paket.

"Kami sudah tiga tahun terakhir mengadakan pasar murah,” katanya.

Pasar murah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Peminat pasar murah tahun ini lebih banyak. Dalam hitungan jam, semua paket kebutuhan pokok sudah habis terjual.

Penjabat sekretaris daerah dalam arahannya menyatakan, pasar murah juga sebagai upaya menghadapi pandemi Covid-19. Selain itu untuk menjaga kemungkinan terjadinya kelangkaan sembako di daerah berjuluk Duan-Lolat itu.

Saat ini Kabupaten Kepulauan Tanimbar masih berada dalam zona hijau. Elisabeth merasa semuanya berkat kerja sama masyarakat yang selalu tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Saya mengimbau untuk kita semua tetap menjaga jarak dan jalankan anjuran tim gugus tugas Covid-19, agar daerah kita tetap berada di zona hijau," katanya.


Editor : Umaya Khusniah