Panglima TNI Sebut Akan Ada Perubahan Satgas Pengamanan Daerah Rawan di Maluku-Malut

Antara · Selasa, 11 Januari 2022 - 01:06:00 WIT
Panglima TNI Sebut Akan Ada Perubahan Satgas Pengamanan Daerah Rawan di Maluku-Malut
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa saat memimpin rapat pembahasan perubahan satgas pengamanan daerah rawan di Maluku dan Maluku Utara. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.idPanglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut ada perubahan pada Satuan Tugas (Satgas) pengamanan daerah rawan serta pengamanan pulau terluar untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara. Perubahan tersebut mulai dari penambahan dan dislokasi personel.

"Kemudian juga penambahan satuan hingga penempatan di daerah operasi tingkat Kodim, Lanal dan Lanud," ujar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melalui kanal YouTube-nya, Senin (10/1/2022).

Namun Panglima TNI menegaskan, untuk tugas pokok satgas pengamanan pulau terluar harus tetap dan tidak ada perubahan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang telah dilakukan TNI di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Satgas pengamanan daerah rawan Maluku dan Maluku Utara juga masuk menjadi bagian organik. Angkatan Darat di bawah Kodim berarti menjadi Koramil baru," kata Panglima TNI.

Sebagai contoh, misalnya Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) harus merencanakan Satgas yang dari Markas Besar (Mabes) TNI berjumlah 50 untuk siap ditempatkan di mana saja.

"Begitu juga 20 orang yang ada di Lanud," kata mantan KSAD.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: