Hujan Deras Sepekan, Sungai di Desa Pencado-Maluli Pulau Taliabu Meluap

Antara ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 15:09 WIT
Hujan Deras Sepekan, Sungai di Desa Pencado-Maluli Pulau Taliabu Meluap
Ratusan rumah di Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) dilanda banjir. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Provinsi Maluku Utara (Malut) diguyur hujan deras dalam sepekan. Akibatnya, air sungai di perbatasan Desa Pencado-Maluli, Kecamatan Taliabu Selatan meluap.

Akibat dari meluapnya air sunga ini, jembatan penghubung di kedua desa tersebut ambruk. Warga pun mengalami kesulitan untuk beraktivitas dan sekolah.

"Jembatan penghubung kedua desa tersebut ambruk, akses masyarakat sekitar pun terganggu. Jembatan tersebut merupakan jalan yang dilalui masyarakat petani, siswa SD, SMP dan SMA," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon di Ternate, Senin (3/8/2020).

Dia mengatakan pada tahun ini Pemkab Taliabu melalui BNPB mendapat kucuran anggaran rehab rekon sekitar Rp11 miliar lebih. Dana itu sudah termasuk pembangunan tanggul penahan banjir Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan. Anggaran pembangunan tanggul penahan banjir Desa Pencado sementara ini masih dalam proses di keuangan.

Sutomo khawatir, banjir kembali meluap sementara pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Pencado belum juga dikerjakan. Warga setempat meminta pemerintah daerah segera bertindak dan tidak melakukan pembiaran terhadap ambruknya jembatan penghubung di Pencado.

"Pemda harus segera mengambil langkah. Jangan biarkan masyarakat kerja gotong royong memperbaiki jembatan yang ambruk tanpa ada dari pihak BPBD yang turut membantu," katanya.

Terhitung sejak belum dimekarkan hingga saat ini, belum ada langkah kongkrit Pemda Taliabu untuk membuat jalur air dan tanggul penahan banjir di Desa Pencado. Padahal pada tahun sebelumnya, tercatat 20 rumah telah menjadi korban banjir bandang yang sumbernya dari telaga desa.

"Apalagi, dari tahun ke tahun sama sekali tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu. Peninjauan sudah dilakukan tapi sampai hari ini, yang kami dapat hanya jembatan darurat dari BPBD Kabupaten Pulau Taliabu.

Banjir yang terjadi sebelumnya mengakibatkan satu jambatan di Desa Pencado ambruk. Sementara satu jembatan lagi sudah miring.

Dia berharap program pemerintah pusat melalui BNPB yang telah mengucurkan anggaran penanggulangan bencana di Desa Pencado segera dilaksanakan.


Editor : Umaya Khusniah