get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 700 Meter

Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 2.500 Meter

Rabu, 15 April 2026 - 18:59:00 WIT
Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 2.500 Meter
Gunung Dukono erupsi dengan kolom abu setinggi 2.500 meter ke arah timur laut dan timur, aktivitas masih berlangsung. (Foto: PVMBG)

HALMAHERA UTARA, iNews.id - Gunung Dukono meletus dahsyat di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Rabu (15/4/2026) sore. Kolom abu tercatat mencapai ketinggian sekitar 2.500 meter di atas puncak.

Letusan ini terjadi pada pukul 15.42 WIT. Berdasarkan laporan petugas Pengamatan Gunung Api Hanhan Handayani, abu vulkanis terpantau membumbung tinggi hingga sekitar 3.587 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran mengarah ke timur laut dan timur mengikuti kondisi angin di kawasan tersebut.

"Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Rabu, 15 April 2026, pukul 15:42 WIT tinggi kolom abu teramati ± 2.500 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan, Rabu (15/4/2026). 

Hingga laporan ini disusun, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih terus berlangsung. Hal ini menunjukkan aktivitas vulkanik di gunung tersebut masih tinggi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat. Warga diminta tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah.

Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. Area tersebut dinilai sangat berbahaya akibat potensi lontaran material vulkanis.

Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik. Sebaran abu bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti arah dan kecepatan angin.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut. Hal ini penting untuk menghindari gangguan pada sistem pernapasan akibat abu vulkanis.

Pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas gunung tersebut. Informasi resmi diharapkan menjadi acuan bagi warga sekitar.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut