Banjir dan Longor di Gunung Tambaga Pulau Seram, 7 Penambang Ilegal Tertimbun

Antara ยท Rabu, 06 Juli 2022 - 13:21:00 WIT
Banjir dan Longor di Gunung Tambaga Pulau Seram, 7 Penambang Ilegal Tertimbun
Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan saat meninjau lokasi penambangan yang longsor. (ANTARA/HO-Polres SBB)

AMBON, iNews.id - Banjir dan longsor terjadi di lokasi penambangan liar batu sinabar di Gunung Tambaga, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. Dalam peristiwa ini, tujuh penambang ilegal tertimbun, empat sudah ditemukan dalam kondisi dua orang tewas dan tiga hilang.

Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengatakan, bencana longsor ini terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Senin hingga Selasa (5/7/2022) malam. Selain longsor juga terjadi banjir.

“Ya benar, para korban penambang ilegal Batu Sinabar di sana,” ujar Kapolres, Selasa (5/7/2022) malam.

Dia mengatakan, saat ini korban yang sudah ditemukan atas kejadian tersebut baru empat orang korban. Mereka sudah dievakuasi dan dipulangkan ke keluarga masing-masing.

“Empat yang sudah ditemukan. Ada yang langsung dimakamkan di Hulung dan ada yang dibawa ke Ambon. Korban yang meninggal dan sudah ditemukan dua orang. Korban selamat juga dua orang," katanya.

Sementara para korban yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian sebanyak tiga orang. Identitasnya yakni Abdul Rahman Samal (58) asal Desa Kawa, SBB dan dua anak kembar (9) putra dari Abdul Rahman.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: