Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat Marasabessy (kedua kanan) menjamu Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh A Setyawibaya (kedua kiri) di Masohi, ibu kota Maluku Tengah, Senin (10/10) malam. (Foto : HO-Pemkab Malteng)
Antara

AMBON, iNews.id - Pemkab Maluku Tengah berencana memulangkan pengungsi konflik sosial pada 26 Januari 2022. Pemkab meminta dukungan pengamanan dari TNI mengenai rencana pemulangan warga Negeri Kariuw, Pulau Haruku pada Desember 2022 tersebut.

"Kami berharap dukungan TNI khususnya Kodam XVI/Pattimura untuk ikut mengawal pemulangan tersebut," kata Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat Marasabessy di Ambon, Maluku, Selasa (21/10/2022).

Permohonan dukungan pengamanan itu telah disampaikan langsung Muhamat Marasabessy saat bertemu dan menjamu Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Ruruh Aris Setyawibawa di Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah, Senin (10/10) malam.

Muhamat Marasabessy mengatakan sejak dilantik sebagai penjabat bupati oleh Gubernur Maluku Murad Ismail pada 12 September 2022, dirinya terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait penyelesaian konflik sosial di wilayah Haruku.

Penyelesaian konflik sosial antara warga Pelauw-Kariuw, Pulau Haruku ini menjadi perhatian serius Pemkab Maluku Tengah untuk segera diselesaikan.

"Terkait rencana pemulangan warga Kariuw yang saat ini ditampung di Negeri Aboru pada Desember 2022, saya meminta dukungan Pangdam Pattimura untuk membantu memperkuat pengamanan di Pulau Haruku, termasuk pengamanan daerah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Harapannya konflik antarwarga tidak terjadi lagi," ujarnya.

Muhamat juga meminta penambahan personel TNI untuk membantu Polri dalam pengamanan di Pulau Haruku, sehingga rencana rekonsiliasi dan pemulangan warga Kariuw dari lokasi pengungsian bisa berjalan lancar.

Dalam kesempatan itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Ruruh Aris Setyawibawa menyatakan siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Maluku Tengah terkait penyelesaian konflik di Pulau Haruku.

"Saya siap mendukung berbagai upaya penyelesaian konflik, termasuk di Pulau Haruku," katanya.

Pangdam menambahkan Kodam Pattimura segera berkoordinasi dengan Polda Maluku untuk pengamanan di Pulau Haruku menjelang pemulangan warga Kariuw dari lokasi pengungsian ke tempat asalnya.


Editor : Ainun Najib