HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi, Rabu (7/10/2026) malam WIB. Erupsi terjadi pukul 21.53 WIT dengan memuntahkan abu vulkanik teramati mencapai sekitar 700 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api M Richard Chaniago, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 2.025 meter di atas permukaan laut. Kolom abu erupsi teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur dan tenggara.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 21:53 WIT tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung," tulis PVMBG, Jumat (2/10/2026).
Menindaklanjuti aktivitas Gunung Ibu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung.
Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, PVMBG menetapkan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. Masyarakat diminta memperhatikan batas tersebut untuk menghindari potensi bahaya aktivitas gunung api.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan perlindungan diri jika terjadi hujan abu vulkanik.
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah saat hujan abu disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker serta pelindung mata seperti kacamata.
PVMBG meminta seluruh pihak ikut menjaga kondisi masyarakat tetap kondusif selama aktivitas Gunung Ibu berlangsung. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait aktivitas gunung api.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait