Erupsi Gunung Ibu terjadi Jumat (2/10/2026) pukul 16.06 WIT. Kolom abu setinggi sekitar 500 meter teramati bergerak ke arah timur. (Foto: PVMBG)

HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Jumat (2/10/2026) sore. Erupsi terjadi pukul 16.06 WIT dengan kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api M Richard Chaniago, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu erupsi teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur.

Aktivitas erupsi tersebut juga terekam pada seismograf. Amplitudo maksimum tercatat 28 milimeter dengan durasi erupsi sekitar 60 detik.

"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Jumat, 25 September 2026, pukul 11:48 WIT tinggi kolom abu teramati ± 400 meter di atas puncak," tulis PVMBG, Jumat (2/10/2026).

Menindaklanjuti aktivitas Gunung Ibu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung.

Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Selain itu, PVMBG menetapkan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. Masyarakat diminta memperhatikan batas tersebut untuk menghindari potensi bahaya aktivitas gunung api.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan perlindungan diri jika terjadi hujan abu vulkanik.

Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah saat hujan abu disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker serta pelindung mata seperti kacamata.

PVMBG meminta seluruh pihak ikut menjaga kondisi masyarakat tetap kondusif selama aktivitas Gunung Ibu berlangsung. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait aktivitas gunung api.

Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh isu yang tidak jelas sumbernya dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas vulkanik Gunung Ibu.

Pemantauan aktivitas Gunung Ibu terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi dan memberikan informasi kepada masyarakat sesuai hasil pengamatan petugas.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network