Tak Temukan Pelaku, Polisi Musnahkan Alat Tambang Ilegal di Pulau Buru Maluku

Antara ยท Senin, 15 Juni 2020 - 06:16 WIB
Tak Temukan Pelaku, Polisi Musnahkan Alat Tambang Ilegal di Pulau Buru Maluku
Petugas memusnahkan alat-alat yang digunakan untuk tambang ilegal di Pulau Buru, Maluku. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Polres Pulau Buru, Maluku menemukan tambang emas ilegal di Desa Gogorea, Kecamatan Waeapo, kabupaten setempat 13 Juli 2020. Petugas lantas memusnahkan peralatan tambang agar tidak dapat dioperasikan pemilik.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Ricky Purnama Kertapati mengatakan, tim Polsek Waeapo dipimpin Kapolsek Ipda Zainal tiba di lokasi yang berada di belakang masjid di desa tersebut. Saat itu, petugas tidak menemukan ada aktivitas penambangan.

"Namun, ditemukan alat atau barang bekas kegiatan penambangan ilegal dengan cara tembak larut dan diperkirakan baru selesai digunakan satu hari sebelumnya," katanya Minggu (14/6/2020).

Selanjutnya, tim Satuan Intelkam Polres Pulau Buru dipimpin oleh Kasat Intelkam, Iptu Sirilus Atajalim tiba di lokasi penambangan emas ilegal. Bersama-sama dengan tim Polsek Waeapo, petugas mencari para pelaku di sekitar lokasi.

Tim tak menemukan para pelaku dan selanjutnya melakukan pemusnahan barang bukti yang ditinggalkan dengan cara dibakar di lokasi. Di antaranya dua set alat seluncur air yang terbuat dari bambu, dua unit mesin alkon, 20 buah karpet dan enam buah selang air dengan panjang masing-masing sekitar 50 meter. Lokasi tambang ilegal tersebut selanjutnya ditutup.

"Tidak ditemukan adanya pelaku penambangan emas ilegal. Namun, masih ditemukan ada bekas kegiatan penambangan yang diperkirakan terjadi satu hari lalu," kata Kapolres Ricky.

Polisi juga masih melacak para pelaku di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan secara ilegal.


Editor : Umaya Khusniah