Polda Maluku Berangkatkan 100 Personel Brimob ke Papua sebagai BKO

Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 11:35:00 WIT
Polda Maluku Berangkatkan 100 Personel Brimob ke Papua sebagai BKO
Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar memberikan arahan kepada 100 personel Brimob yang akan mendapat tugas BKO ke Polda Papua. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id  - Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Maluku akan  diberangkatan ke Polda Papua. Pasukan pilihan ini akan mengemban tugas sebagai pasukan bawah kendali operasi (BKO).

"Pasukan terdiri atas seluruh kompi yang ada di Provinsi Maluku,  baik di Ambon, Maluku Tengah ataupun Batalyon B di Masohi ditarik satu peleton. Selain itu ada juga personel Kompi C Satuan Brimob dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar," kata Dansat Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Guntur di Ambon, Senin (14/9/2020).

Dia menambahkan, untuk cadangan( power on hymne) Polsa Maluku juga telah mempersiapkan 100 personel. Sementara untuk mengantisipasi pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2020, Polda Maluku sudah menyiapkan cadangan dua SSK khusus di Kota Ambon dan dua SSK lainnya di luar dari Pulau Ambon.

Sesuai informasi dari Karo Ops Polda Papua maupun Kasatgas Pamrahwan, anggota yang mendapatkan penugasan dari Polda Maluku akan ditempatkan di wilayah Polres Timika. Personel Brimob BKO ini secara penuh akan mendukung aparat yang di sana.

"Dalam pelaksanaan tugas ini,  kami akan menggantikan Satuan Brimob BKO asal Polda Kalimantan Tengah yang akan berakhir pada 15 September 2020," katanya.

Sementara, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar mengatakan, anggota yang akan melaksanakan tugas ini sudah dilatih beberapa hari untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas BKO ke Papua.

"Kenapa saya bertanya setiap anggota yang beragama Hindu, Budha, Katolik, maupun Islam,  karena semua iman itu letaknya di keyakinan kita kepada yang maha kuasa," ujar Kapolda.

Personel yang akan diberangkatkan ini bukan hal yang pertama, tetapi kapolda ingin mengingatkan bahwa tidak ada kekuatan apa-apa tanpa campur tangan Yang Maha Kuasa. Semuanya harus memiliki ketaqwaan untuk melaksanakan apa yang menjadi perintah Yang Maha Kuasa dan menjauhi segala larangan-Nya.

"Maka yang pertama bekal tadi saya katakan sudah ada yang membawa Alquran bagi beragama Islam. Alkitab bagi yang Kristen, karena itu bekal yang paling utama di sana yang harus banyak diulang adalah membaca masing - masing kitab-kitab suci," kata kapolda.


Editor : Umaya Khusniah