Peserta SSDN Lemhanas RI Kunker ke Pemkot Ambon

Anindita Trinoviana ยท Jumat, 08 Juli 2022 - 18:45:00 WIT
Peserta SSDN Lemhanas RI Kunker ke Pemkot Ambon
Sebanyak 25 orang peserta SSDN PPRA 64 Tahun 2022 Lemhannas RI melakukan kunker ke Pemko Ambon yang diterima oleh Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena. (Foto: dok Pemko Ambon)

AMBON, iNews.id - Sebanyak 25 orang peserta Studi Strategi Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 64 Tahun 2022 Lemhannas RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota (Pemko) Ambon, Rabu (6/7/2022).

Rombongan kunker Lemhanas RI diterima Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena bersama pimpinan OPD terkait di Balai Kota.

Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kependudukan Lemhannas RI, selaku ketua rombongan, Irjen Pol Agus Sukamso menuturkan kunker ini merupakan bagian dari praktik lapangan PPRA 64 Lemhannas ke Provinsi Maluku.

“SSDN ini adalah penutup program pembelajaran tahap pertama, untuk mencari data yang bersifat strategis ke beberapa daerah untuk dibahas dan disampaikan kepada pimpinan,” katanya.

Dijelaskan selama berada di Kota Ambon, peserta PPRA 64 Lemhannas RI telah melakukan kunker ke beberapa tempat, yakni Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD Provinsi Maluku, Kodam XVI/Pattimura, Pertamina Maluku, dan Universitas Pattimura.

Rombongan juga dijadwalkan akan mengunjungi Polda Maluku serta Museum Siwalima.

“Dari kunker tersebut, kami sudah menerima banyak masukan, data, dan aspirasi dari Pemerintah Provinsi dan DPRD, sehingga hari ini kita lakukan pendalaman di Pemkot Ambon, kira-kira apa yang dapat kita bahas di Lemhannas nanti,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada peserta PPRA 64 Lemhannas RI yang menjadikan Pemko Ambon sebagai tujuan SSDN.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Ambon memaparkan kondisi Kota Ambon yang meliputi gambaran umum, kearifan lokal, dan pelaksanaan pembangunan.

Wattimena juga menuturkan beberapa tantangan yang dihadapi Kota Ambon, yakni meliputi persentase penduduk miskin yang mencapai 5,02 persen. Tingkat pengangguran terbuka 11,32 persen, hingga persoalan sampah yang menjadi salah satu prioritas untuk dibenahi Pemko.

(CM)

Editor : Anindita Trinoviana

Bagikan Artikel: