Pesawat Tak Diizinkan Landing, Gubernur Murad Damprat Bupati Malra

Dheddy Rumangun · Jumat, 18 Juni 2021 - 22:28:00 WIT
Pesawat Tak Diizinkan Landing, Gubernur Murad Damprat Bupati Malra
Gubernur Maluku Murad Ismail dan Menteri PPN Suharso Monoarfa meninjau Pelabuhan Perikanan Kota Tual, Jumat (18/6/2021). (Foto: MNC Portal/Dheddy Rumangun)

MALUKU, iNews.idGubernur Maluku Murad Ismail mendamprat Bupati Maluku Tenggara (Malra) dan Wali Kota Tual lantaran kecewa pesawat yang dinaikinya bersama Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa tidak diizinkan mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur Kabupaten Malteng.

Peristiwa itu terjadi Kamis (17/6/2021) sore. Akibat insiden itu, Gubernur Murad dan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa terpaksa kembali ke Maluku. Murad dan Suharso baru kembali melanjutkan kunjungannya untuk meninjau Pelabuhan Tual, Maluku Tenggara, Jumat (18/6/2021).

Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, peristiwa gagalnya pesawat yang ditumpangi bersama Menteri PPN/Bappena mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun terjadi akibat Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dan Wali kota Tual Adam Rahayaan mati suri.

“Jika saja bupati dan wali kota saat itu inisiatif menyewa 100 motor ojek untuk menerangi sepanjang jalan bandara, saya bersama Menteri PPN dan Menteri KKP bisa tiba dan menginap di Kota Tual pada hari Kamis kemarin,” katanya, Jumat (18/6/2021).

Namun karena Wali Kota Tual dan Bupati Malra tidak punya inisiatif mengatasi kejadian itu, sehingga pesawat yang dijadwalkan tiba Kamis sore terpaksa ditunda.

Penundaan tersebut juga berimbas tidak ikutnya Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono lantaran ada kegiatan dinas lainnya.

Menteri PPN dan Menteri KKP rencananya meninjau langsung keberadaan sarana dan prasarana di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun mengungkapkan, semua itu dilakukan demi keamanan dan keselamatan Gubernur Maluku serta Menteri PPN/Bappenas selaku pejabat negara.

Editor : Kastolani Marzuki