Persediaan Beras Bulog Maluku Mencapai 11.600 Ton, Cukup untuk Penuhi Permintaan Pasar

Antara ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 14:14 WIB
Persediaan Beras Bulog Maluku Mencapai 11.600 Ton, Cukup untuk Penuhi Permintaan Pasar
Ilustrasi beras di gudang Bulog. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Persediaan beras Perum Bulog Divre Maluku mencapai 11.600 ton. Jumlah ini masuk kategori aman dan mampu memenuhi permintaan pasar di Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut).

Kepala Perum Bulog Divre Maluku, Muhammad Taufiq mengatakan, beras di gudang Ambon berjumlah 4.400 ton, Kota Tual 1.600 ton, Kota Saumlakki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebanyak 1.700, dan di Kota Ternate Provinsi Malut 3.900 ton.

“Stok ini cukup untuk memenuhi permintaan hingga beberapa bulan ke depan," katanya, Rabu (8/7/2020).

Dia menjelaskan, mekanisme pengadaan beras di Bulog ini terbagi dua, daerah yang cukup penghasilan dan daerah minus. Maluku masuk daerah yang minus.

Kalau terjadi kekurangan, maka daerah yang cukup penghasilan seperti Makassar dan Jawa Timur siap untuk menyuplai sesuai permintaan. Hal ini sudah berlangsung selama ini, sesuai dengan hasil evaluasi.

“Jadi daerah yang cukup harus suplai ke daerah yang minus. Jadi kalau terkait dengan ketersediaan beras di Bulog Maluku sekarang ini cukup aman,” katanya.

Dia mengatakan, stok beras harus ada di gudang. Dalam waktu dekat, akan masuk lagi 4.000 ton beras.

Selain pengadaan dari Jawa Timur dan Makassar, Bulog Maluku sekarang ini juga melakukan pembelian beras produksi lokal asal Kabupaten Buru. Saat ini sudah berhasil membeli beras sebanyak 1.300 ton.

Bulog Maluku menargetkan pembelian dari petani di Pulau Buru sebanyak 3.400 ton. Kebetulan, saat ini yang sedang panen di Maluku hanya di Pulau Buru.

"Jadi untuk ketersediaan stok beras di Maluku, Bulog tetap membeli dari Makassar maupun Jawa Timur, sebab ketersediaan beras yang ada di gudang Bulog Maluku juga termasuk dengan beras ketersediaan rawan pangan," kata Muhammad.


Editor : Umaya Khusniah