Pengukuhan Raja di Desa Tetoat Malra Ricuh, Warga Bakar Rumah

Dheddy Rumangun ยท Senin, 26 Juli 2021 - 11:08:00 WIT
Pengukuhan Raja di Desa Tetoat Malra Ricuh, Warga Bakar Rumah
Pengukuhan raja di Desa Tetoat, Hoat Sorbay, Sabtu (24/7/2021) berlangsung ricuh. Dua kelompok warga bentrok hingga terjadi aksi pembakaran rumah dan ruko. Foto: iNews.id/Dheddy Rumangun

LANGGUR, iNews.id - Pengukuhan raja (kepala desa) di Desa Tetoat, Hoat Sorbay, Maluku Tenggara (Malra) pada Sabtu (24/7/2021) berlangsung ricuh hingga diwarnai pembakaran rumah dan ruko. Pasalnya kegiatan pengukuhan Raskap Yarbadang sebagai raja dihentikan oleh kelompok warga lain.

Kericuhan terjadi pada pukul 09.20 WIT hingga 09.50 WIT diwarnai pembakaran satu unit ruko dan satu unit rumah. Bahkan rumah Raskap Yarbadang turut menjadi sasaran perusakan.

Wakapolres Tual, Kompol Syahirul Awab, yang hadir ketika itu tidak berkomentar memberi penjelasan mengenai kericuhan yang terjadi. Namun secara terpisah, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat menyebutkan, kericuhan terjadi karena adanya massa yang menolak Raskap menjadi raja.

"Karena adanya konflik perebutan raja," kata dia.

Terlihat kedua kelompok warga membawa sajam, parang, panah, dan balok kayu. Aparat harus melakukan tembakan peringatan untuk membubarkan kelompok massa yang bertikai. 

Aparat TNI-Polri harus turun menenangkan kelompok massa bertikai. Situasi yang sempat memanas mulai kondusif ketika aparat TNI-Polri bersama Satpol PP dan pegawai Kesbangpol Malra berhasil melakukan pendekatan persuasif.

Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kericuhan ini diperkirakan mencapai ratusan juta.

Editor : Erwin C Sihombing