Pemprov Maluku Siagakan Tenaga Medis di Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Antara ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:51 WIB
Pemprov Maluku Siagakan Tenaga Medis di Lokasi Pemotongan Hewan Kurban
Petugas Dinas Pertanian Provinsi Maluku saat mengecek penjualan hewan kurban di Ambon. (Foto: ANTARA/John Soplanit)

AMBON, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan menyiagakan tenaga medis di sebagian lokasi pemotongan hewan kurban. Mereka akan bertugas untuk memastikan protokol pencegahan Covid-19 diterapkan dalam kegiatan tersebut.

"Walaupun tenaga medis sangat terbatas, kami akan usahakan kehadiran para tenaga medis di lokasi pemotongan yang sudah ditentukan," ujar 
Kepala Dinas Pertanian Maluku Diana Padang di Ambon, Sabtu (25/7/2020).

Dia menjelaskan, pemerintah sudah menerbitkan peraturan mengenai pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha untuk mencegah penularan penyakit termasuk Covid-19.

Menurutnya, sosialisasi mengenai tata laksana penyembelihan hewan kurban pada masa pandemi Covid-19 sudah dilakukan. Hal ini sebagai upaya mencegah penularan dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban.

"Protokol kesehatan ini mencakup penggunaan masker, pembatasan jarak antarpersonel, pembersihan tempat pemotongan hewan dan penyediaan tempat cuci tangan," katanya.

Selain itu, dokter hewan akan diturunkan untuk memeriksa kondisi hewan kurban sebelum dan setelah disembelih.

"Pemeriksaan antemortem dilakukan maksimum 24 jam sebelum hewan dipotong. Unsur-unsur yang diperiksa meliputi status gizi dan keaktifan, sikap hewan berdiri serta bergerak dilihat dari segala arah, kemudian lubang kumlah, selaput lendir mulut, mata dan cermin hidung," ucapnya.

Sementara pemeriksaan postmortem meliputi cek karkas dan organ dalam seperti jantung, hati, paru-paru, ginjal serta saluran pencernaan.


Editor : Donald Karouw