Muncul Klaster Tambang, Manajemen NHM Klaim Tekan Penyebaran 

Antara · Senin, 28 Juni 2021 - 16:19:00 WIT
Muncul Klaster Tambang, Manajemen NHM Klaim Tekan Penyebaran 
Puluhan karyawan PT NHM dikawal petugas kesehatan menjalani karantina di Ternate, Senin (28/6/2021). Terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada klaster tambang di Maluku Utara. Foto: iNews.id/Ismail Sangaji

TERNATE, iNews.id - Manajemen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengklaim telah menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Sekarang ini, sebanyak 251 karyawan sedang menjalani karantina di dua tempat berbeda yakni, Ternate dan Halmahera Utara (Halut).

Manajer Komunikasi PT NHM, Ramdani Sirait menuturkan, perusahaan secara intensif mengendalikan penyebaran dan bekerja maraton untuk memastikan ratusan karyawan tertangani dengan baik. NHM tidak ingin Covid-19 yang diderita karyawan menulari masyarakat umum.

"Manajemen telah meminimalisir angka penyebaran Covid-19 di lingkungan PT NHM pada 2020 hingga Juni 2021," Ramdani, Senin (28/6/2021).

Perusahaan, lanjut Ramdani, telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Halut, untuk memohon izin mengkarantina seluruh karyawan yang positif di hotel-hotel yang ada di Halut. Komunikasi yang sama juga dilakukan kepada Pemerintah Kota Ternate untuk izin penyewaan hotel-hotel.

"Hal tersebut memerlukan biaya yang sangat besar, termasuk untuk penanganan medis dan kenyamanan karyawan yang dikarantina. Tetapi hal tersebut merupakan komitmen seluruh jajaran Direksi PT NHM dan manajemen di tambang Gosowong untuk penanganan yang komprehensif untuk kesehatan karyawan dan mencegah virus ini menyebar ke masyarakat umum," kata Ramdani.

Dia menyatakan, karyawan positif dievakuasi dengan pengawalan yang dibantu TNI dan Polri dengan menerapkan protokol kesehatan serba ketat. Sebab, sebelumnya perusahaan sudah membentuk tim medis di Tobelo, Kuabang dan Ternate serta fasilitas Laboratorium PCR di Tobelo, Gosowong dan Mobile PCR pada 2020.

Ramdani menegaskan, PT NHM akan melaporkan secara berkala kepada pemerintah mengenai penanganan secara menyeluruh terkait karyawan yang terpapar Covid-19. Perusahaan ingin persoalan ini cepat tertangani agar tambang bisa berproduksi maksimal.

"PT NHM berharap wabah ini segera teratasi dan tambang emas Gosowong dapat berproduksi maksimal agar berkontribusi kepada karyawan dan keluarga, masyarakat lingkar tambang, maupun masyarakat lainnya di Kabupaten Halut serta Provinsi Malut," ujar Ramdani.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: