Kunjungi Pengungsi Gempa di Tehoru, Gubernur Maluku Minta Dilaporkan Penyakit

Antara ยท Senin, 21 Juni 2021 - 16:05:00 WIT
Kunjungi Pengungsi Gempa di Tehoru, Gubernur Maluku Minta Dilaporkan Penyakit
Gubernur Maluku Murad Ismail dan istrinya Widya Pratiwi berdialog dengan korban gempa yang mengungsi di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (21/6/2021). Foto: Antara

AMBON, iNews.id - Gubernur Maluku Murad Ismail mengunjungi korban gempa yang mengungsi di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (21/6/2021). Gubernur meminta masyarakat untuk melaporkan penyakit yang dialami selama mengungsi di tempat penampungan sementara.

Gubernur langsung menanyakan kondisi kesehatan warga ketika datang didampingi istri, Widya Pratiwi selaku Ketua Tim Penggerak PKK Maluku. Masyarakat Tehoru memilih mengungsi karena rumahnya rusak akibat gempa dengan magnitudo 6.0 yang terjadi di 40 kilometer timur Kota Masohi pada Rabu (16/6/2021).

"Penyakit apa saja yang dialami sejak berada di pengungsian. Tolong disampaikan sehingga tim medis bisa secepatnya menangani," kata Gubernur Murad.

Gubernur meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku dan Maluku Tengah memantau kondisi warga yang mengungsi. Dia juga meminta tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan Maluku Tengah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga pengungsi.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan 240 paket makanan siap saji, mie instan 50 karton, satu ton beras, 50 tenda gulung, 30 selimut, dan 3.500 masker. Selain itu, Gubernur menyerahkan bantuan satu set alat pipil jagung dan 1,2 ton bibit jagung hibrida bagi kelompok tani di Kecamatan Tehoru kepada Camat Tehoru Abdul Latif Key dan Sekretaris Camat Jamila Silawane.

Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Widya Pratiwi menyerahkan bantuan berupa susu dan biskuit. Menurut data dari BPBD Maluku Tengah, gempa yang terjadi pada 18 Juni 2021 mengakibatkan 233 rumah warga rusak ringan. 

Rumah warga yang rusak ringan akibat gempa tersebar di Negeri Saunulu (136 unit), Yaputih (15 unit), Tehoru (56 unit), dan Haya (20 unit). Jumlah warga yang mengungsi karena tempat tinggal mereka terdampak gempa tercatat 8.821 orang dan tersebar di Negeri Saunulu (1.336 orang), Yaputih (2.081 orang), Tehoru (2.310 orang), Haya (1.152 orang), serta Telutih (424 orang).

BPBD Maluku Tengah sudah memberikan bantuan berupa delapan tenda peleton, 50 selimut, dan 80 tikar. Selain itu 70 kain sarung, dan 20 terpal juga disalurkan kepada korban gempa.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: