KRI Tatihu-853 Evakuasi 3 Nelayan yang Tenggelam dan Ditolong Kapal AL Jepang

Erwin C Sihombing · Kamis, 08 Juli 2021 - 17:17:00 WIT
KRI Tatihu-853 Evakuasi 3 Nelayan yang Tenggelam dan Ditolong Kapal AL Jepang
KRI Tatihu-853 yang dikomandani Mayor Laut (P) Dwi Prasetyo, mengevakuasi tiga orang nelayan dari kapal AL Jepang, Kamis (8/7/2021). Foto: Koarmada III/TNI AL

JAKARTA, iNews.id - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tatihu-853 mengevakuasi tiga nelayan yang mengalami musibah tenggelam setelah Kapal Motor (KM) Mitra Usaha yang ditumpangi dihantam ombak dan angin kencang di perairan laut Halmahera Selatan, di antara Pulau Mayu dan Tifore. Empat orang ABK melompat ke laut menggunakan life jacket dan riding boy untuk menyelamatkan diri sebelum ditemukan kapal latih Angkatan Laut (AL) Jepang, JS Kashima dan JS Setoyuki.

Kedua Kapal AL Jepang itu kebetulan hendak kembali ke negaranya setelah melaksanakan kunjungan persahabatan kepada TNI AL sekaligus pengisian bekal ulang logistik di Surabaya. Setelah dikoordinasikan dengan baik, Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Irvansyah, memerintahkan KRI Tatihu-853 yang sedang patroli di perairan Laut Seram untuk mengevakuasi ketiga nelayan itu.

KM Mitra Usaha, GT 32 diawaki oleh empat orang yakni, Deki Machmud (48), Hans Anggaloly (33), Rifki Mahmud (15), dan Haidin Ode (50). Kapal tenggelam karena bocor dan tidak bisa diselamatkan lagi setelah dicoba untuk dikuras, sementara korban tenggelam masih dalam pencarian. 
   
KRI Tatihu-853 yang dikomandani Mayor Laut (P) Dwi Prasetyo langsung berangkat menuju ke titik RV dengan JDS Kashima 3508 pada pada posisi 01 43 U - 126 57 T, Kamis (8/7/2021) pukul 10.00 WIT. KRI Tatihu-853 tiba di titik RV dengan menurunkan tujuh anggota tim evakuasi merapat ke JDS Khasima-3508 menggunakan Sekoci RHIB.

Ketiga ABK selanjutnya dipindahkan bersama tiga riding boy, enam buah life jacket, satu kantong plastik perlengkapan pribadi, satu tas ransel dan 1 berkas rekam medis ABK dari JDS Khasima-3508 untuk diembarkasi. Semua pelaksanaan dilakukan menggunakan prokes Covid-19. 

Selanjutnya KRI Tatihu-853 melaksanakan peran Parade dan Penghormatan kepada JDS Kashima-3508 dan menuju Ternate untuk pemulihan terhadap korban dan direncanakan tiba pukul 15.30 WIT. Sebelum tenggelam, KM Mitra Usaha bertolak dari dermaga Panamboang, Pulau Bacan dengan tujuan Pelabuhan tujuan Bitung, memuat kopra 320 Karung. 

Musibah tenggelam terjadi pada Sabtu (3/7/2021) di koordinat 01 08 500 U - 126 17 100 T, sekitar pukul 03.00 WIT kapal dihantam ombak besar dan angin kencang yang mengakibatkan kapal mengalami kebocoran di kamar mesin dan dilaksanakan usaha menguras air menggunakan pompa Alkon. Setelah dua jam dilaksanakan penanggulangan kapal tidak bisa dipertahankan dan kapal tenggelam, seluruh ABK melompat ke laut menggunakan life jacket dan riding boy.

Editor : Erwin C Sihombing