Keterangan Berubah, Aktivis HMI di Ambon saat Diperiksa Polisi Mengaku Tak Diculik

Antara · Sabtu, 05 September 2020 - 11:30:00 WIT
Keterangan Berubah, Aktivis HMI di Ambon saat Diperiksa Polisi Mengaku Tak Diculik
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat menggelar jumpa pers terkait kasus dugaan penculikan aktivias HMI Cabang Ambon. (Foto Antara).

AMBON, iNews.id - Korban Muhammad Syahrul Wadjo mengklarifikasi kasus penculikan yang dikabarkan menimpanya. Ketika diperiksa penyidik, Syahrul Wadjo membantah dirinya diculik.

"Kasusnya tetap jalan, cuma klarifikasi tadi bahwa awalnya yang bersangkutan itu melaporkan telah diculik dan dipukuli. Tetapi anehnya di hadapan rekan-rekan media dan Kapolresta dia membantahnya dan mengatakan kejadian itu tidak benar," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease Iptu Izac Leatemia di Ambon, Jumat (4/9/2020).

Meski begitu, polisi tetap melanjutkan penyelidikan kasus penculikan tersebut. Dia mengatakan tetap akan memanggil dua orang yang menjemput pelapor.

Hasil pemeriksaan, ada dua nama yang disebutkan Syahrul meski alamat mereka belum jelas dan keterangan juga belum tepat.

"Jadi polisi masih tetap mendalami laporan serta pengakuan Sahrul untuk pengembangan kasusnya, dan tidak menutup kemungkinan kalau awalnya dia sebagai pelapor atau korban bisa jadi terbalik karena telah memberikan keterangan palsu," kata dia.

Namun, kata Izac, ini masih bersifat pendalaman oleh polisi untuk penyelidikan kasusnya karena korban telah menyatakan kalau dirinya tidak diculik.

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2