Kepala dan Karyawan BPOM Ambon Positif Covid-19, Jalani Karantina untuk Penyembuhan

Antara ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 06:51 WIB
Kepala dan Karyawan BPOM Ambon Positif Covid-19, Jalani Karantina untuk Penyembuhan
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Sebanyak 26 orang pegawai kantor Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon, Maluku positif Covid-19. Salah satu di antara mereka merupakan Kepala Balai POM Ambon, Hariani.

"Mereka telah dikarantina untuk menjalani proses penyembuhan," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, di Ambon, Rabu (29/7/2020).

Para pegawai Balai POM dikarantina di asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku di Desa Wailela, Kecamatan Teluk Ambon. Sementara Kepala Balai POM, Hariani dikarantina di rumah dinasnya.

Kasrul yang juga Sekda Maluku mengatakan pelayanan di Balai POM terus berjalan namun hanya melayani pengujian pemeriksaan sampel swap yang dikirim dari berbagai daerah di Maluku.

"Sebelas tenaga analis yang bekerja di ruang infeksius itu tidak terpapar Covid-19. Jadi mereka tetap bekerja menguji sampel swap dari pasien baru yang dikirim dari berbagai daerah," katanya.

Untuk pelayanan lain ditutup untuk sementara waktu. Ini lantaran akan dilakukan disinfeksi terhadap seluruh ruangan di kantor.

Kasrul mensinyalir, para pegawai kantor terpapar dari luar mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Ambon sudah pada tataran komunitas. Saat ini seluruh ruangan kantor disemprot desinfektan secara rutin.

"Kemungkinan mereka terpapar dari luar. Tetapi hasilnya akan diketahui setelah pelacakan dan penelusuran kontak erat selesai dilakukan petugas medis," ujarnya.

Kasrul mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas serta mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya menggunakan masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan di tempat umum.

"Apalagi saat ini pasien yang positif terpapar Covid-19 adalah tanpa gejala sehingga lebih rentan menulari orang lain. Ketaatan terhadap protokol kesehatan menjadi satu-satunya cara agar terhindar dari pandemi ini," katanya.

Data GTPP Covid-19 Maluku hingga Rabu (29/7/2020) tercatat 1.069 orang di tujuh kabupaten/kota positif. Sebanyak 697 orang dinyatakan sembuh, 22 meninggal serta sisanya 350 orang dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Jumlah pasien positif yang tengah menjalani perawatan terbanyak di Kota Ambon yakni 263 orang. Selanjutnya disusul Kabupaten Maluku Tengah 28 kasus, Kota Tual 20, Maluku Tenggara 17, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 15, Seram Bagian Barat empat dan Kabupaten Buru tiga.


Editor : Umaya Khusniah