Kemenag Maluku Siapkan Juknis untuk Antisipasi Penolakan dan Perampasan Jenazah Covid-19

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 08:36 WIB
Kemenag Maluku Siapkan Juknis untuk Antisipasi Penolakan dan Perampasan Jenazah Covid-19
Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Jamaludin Bugis dan Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Sebuah petunjuk teknis (juknis) tentang penanganan pasien terpapar virus corona telah disipakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Maluku. Selain itu, juknis ini juga mengantisipasi adanya aksi penolakan maupun perampasan jenazah Covid-19.

"Kemenag telah membuat juknis penanganan pasien corona maupun antisipasi penolakan dan perampasan jenazah pasien Covid-19. Baik di rumah sakit maupun saat dilakukan prosesi pemakaman," kata Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Maluku, Jamaludin Bugis, di Ambon, Selasa (21/7/2020).

Dalam apel dan silaturahim keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Provinsi Maluku, dia mengatakan aktivitas Kemenag terkait Covid-19 di antaranya rapat rutin internal Kanwil Kemenag. Selain itu juga mengikuti rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Dalam kegiatan yang dihadiri Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar ini, Bugis mengatakan, pihaknya juga turut melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu pemantauan pelaksanaan ibadah, penyebaran edaran dan imbauan di tempat-tempat peribadatan. Selanjutnya membuat juknis pelaksanaan ibadah di tempat-tempat peribadatan.

“Semua langkah ini bertujuan untuk membangun dan memperbaiki kehidupan beragama terlebih dahulu,” katanya.

Sementara Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar mengatakan, saat ini banyak beredar informasi yang diragukan kebenarannya (hoaks). Maka dalam membaca berita dan informasi, haruslah dibaca sampai selesai dan dicerna dengan baik.

“Jangan sampai masyarakat dengan mudahnya membagikan berita yang belum tentu kebenarannya,” katanya.

Dia berharap, masyarakat terutama di Maluku, bisa saling rangkul dan bahu-membahu dalam menghadapi maupun menyelesaikan setiap permasalahan. Kerja sama tidak hanya sebatas apel ini saja, namun diharapkan ke depannya akan selalu saling berkordinasi.

Dia juga mengharapkan bagi setiap anggota Polri, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pemeliharaan kamtibmas, melindungi, melayani serta penegakan hukum dapat menggunakan mata hati.


Editor : Umaya Khusniah