Kabar Baik, 8 Desa di Ambon Tercatat Bebas Kasus Covid-19

Antara ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 11:10 WIB
Kabar Baik, 8 Desa di Ambon Tercatat Bebas Kasus Covid-19
Ilustrasi bebas Covid-19. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Sebanyak delapan desa, kelurahan dan negeri di tiga kecamatan, Kota Ambon, Maluku dinyatakan nihil kasus Covid-19. Di desa-desa ini tidak ditemukan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kota Ambon, Joy Reiner Adriaansz mengatakan delapan kelurahan, desa dan negeri yaitu negeri Amahusu, Desa Nania, Negeri Lama, Kelurahah Tihu, Negeri Laha, Naku, Kilang, dan Negeri Leihari.

"Delapan desa, negeri dan kelurahan tersebar di tiga kecamatan, yakni Nusaniwe, Teluk Ambon, dan Leitimur Selatan," katanya, Kamis (25/6/2020).

Tim Gugus Tugas Kota Ambon telah melakukan pemetaan risiko kenaikan kasus Covid-19 per kelurahan, desa dan negeri berdasarkan indikator kesehatan masyarakat. Indikator-indikator ini diadaptasi rumusan tim pakar Gugus Tugas Covid-19 nasional.

Ada sepuluh indikator yang dipakai sebagai landasan pemetaan risiko di Kota Ambon. Pertama penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu terakhir dari puncak (target ≥50 persen). Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama dua minggu terakhir dari puncak (target ≥50 persen).

Ketiga, penurunan jumlah meninggal dari kasus positif, ODP dan PDP selama dua minggu terakhir dari puncak (target ≥50 persen). Penurunan jumlah kasus positif, ODP dan PDP yang dirawat di RS selama dua minggu terakhir dari puncak (target ≥50 persen)

Selain itu, kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif, kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan selama dua minggu terakhir, serta penurunan laju insidensi kasus positif per 10.000 penduduk, dan penurunan angka kematian per 10.000 penduduk. Setiap indikator diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.

Selanjutnya, hasil perhitungan dipetakan menjadi empat kategori risiko, yaitu risiko tinggi (merah), risiko sedang (orange), risiko rendah (kuning), dan belum ditemukan kasus positif Covid-19 (hijau).

Dia berharap daerah yang masih hijau tidak lengah dan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. "Seperti kita ketahui bersama, penularan Covid-19 sangat erat hubungannya dengan mobilitas penduduk, kerumunan orang dalam jumlah besar, dan tidak mengenal batas wilayah," kata Joy.


Editor : Umaya Khusniah