Jelang Nataru, Harga Daging Ayam dan Sapi di Ambon Merangkak Naik
AMBON, iNews.id- Harga daging ayam broiler beku yang selama ini dipasok dari Surabaya dan daging sapi segar yang ditawarkan para pedagang di lokasi Pasar Ikan Arumbai kawasan pasar tradisional Mardika di Kota Ambon bergerak naik. Harga daging ayam broiler naik Rp2.000 sedangkan daging sapi naik Rp10.000 per kilogram.
Seperti terpantau di Pasar Arumbai, Jumat (11/12/2020), harga daging ayam broiler beku Rp32.000, sebelumnya Rp30.000 per kg. Harga daging sapi segar menjadi Rp110.000 dari sebelumnya menjadi Rp110.000 per kg.
Sedangkan daging ayam broiler segar hasil peternak lokal dijual bervariasi. Mulai Rp50.000 hingga Rp65.000 per ekor tergantung ukuran. Sementara harga eceran Rp15.000 hingga Rp20.000 per potong.
Daging ayam kampung juga dijual bervariasi yakni Rp70.000 hingga Rp100.000 per ekor tergantung ukuran.
Sementara harga telur ayam ras masih bertahan dengan bervariasi yakni Rp1.700 hingga Rp1.900 per butir. Sedangkan harga telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Pedagang di Pasar Mardika, Udin mengakui, harga daging ayam broiler beku sudah naik di tingkat agen pemasok sejak dua hari lalu. Akibatnya mempengaruhi harga eceran di pasar.
"Saya kira harga daging ayam beku sekarang ini masih terkesan biasa-biasa saja, sebab harga daging ini selalu terjadi fluktuasi seperti yang terjadi dua bulan lalu. Harganya mencapai Rp36.000 per kg, kemudian turun lagi menjadi Rp34.000, selanjutnya Rp30.000," ujarnya
Ditanya kemungkinan terjadi kenaikan harga menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Udin mengatakan stok cukup banyak saat ini. Arus pemasokan pun cukup lancar, tetapi kemungkinan harga naik Rp2.000 tiap kilogram.
"Jadi kalau sekarang ini dijual Rp32.000 per kg, kemungkinan terjadi perubahan naik mencapai Rp34.000 per kg. Sebab situasi dan kondisi yang terjadi selama ini menjelang hari-hari besar keagamaan stok tetap cukup guna mengisi permintaan pasar," ujarnya.
Pedagang daging sapi segar, Nasir mengatakan penawaran harga Rp110.000 per kg sudah terjadi sejak minggu lalu.
“Hanya saja sekarang ini kalau teman-teman pedagang yang mengambil lagi dari kita dan menjual pada siang hari mereka menaikkan harga menjadi Rp120.000 per kg. Yang jelas, kalau penjualan dilakukan sejak pagi hingga menjelang pukul 11.00 WIT masih tetap ditawarkan Rp110.000 per kg,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah