get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Semeru 11 Kali Meletus Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 700 Meter ke Langit

Selasa, 05 Mei 2026 - 11:50:00 WIT
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanis Setinggi 700 Meter ke Langit
Erupsi Gunung Dukono menyemburkan kolom abu setinggi 700 meter dengan arah sebaran ke tenggara pada Selasa (5/5/2026). (Foto: PVMBG)

HALMAHERA UTARA, iNews.id - Gunung Dukono kembali mengalami erupsi, Selasa (5/5/2026) siang. Gunung api aktif di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara ini menyemburkan abu vulkanis setinggi 700 meter di atas puncak.

Petugas pengamatan gunung api, Bambang Sugiono mengatakan, erupsi terjadi pukul 10.45 WIT. Kolom abu terlihat putih hingga kelabu dengan intensitas terpantau cukup tebal dan terbawa arah angin menuju wilayah tenggara.

"Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Selasa, 05 Mei 2026, pukul 10:45 WIT tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan dikutip Selasa (5/5/2026). 

Selain pengamatan visual, aktivitas erupsi juga terekam melalui alat seismograf. Getaran menunjukkan amplitudo maksimum 10 mm dengan durasi erupsi mencapai 65,69 detik.

Erupsi Gunung Dukono diketahui memang terjadi secara periodik. Aktivitas vulkanis gunung ini masih tergolong tinggi sehingga potensi letusan susulan tetap ada sewaktu-waktu.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas di sekitar kawah utama.

Warga juga dilarang mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. Area tersebut dinilai berbahaya karena menjadi pusat aktivitas erupsi.

Selain itu, PVMBG mengingatkan potensi sebaran abu vulkanik yang tidak menentu. Arah abu sangat bergantung pada kondisi angin sehingga wilayah terdampak bisa berubah sewaktu-waktu.

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah ini penting untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanis.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut