Cuaca Ekstrem, BMKG Minta Masyarakat Maluku Waspada Longsor dan Banjir Bandang

Antara ยท Senin, 21 Juni 2021 - 18:29:00 WIT
Cuaca Ekstrem, BMKG Minta Masyarakat Maluku Waspada Longsor dan Banjir Bandang
Aktivitas warga di Ternate dan berbagai daerah lainnya di Maluku Utara terganggu, menyusul cuaca ekstrim disertai angin kencang dan hujan deras yang melanda daerah ini. Foto: Antara/Abdul Fatah

AMBON, iNews.id -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Kelas II Pattimura Ambon memprediksi empat wilayah di Maluku berpotensi dilanda cuaca ekstrem. Masyarakat pada pesisir sungai dan perbukitan diminta waspada banjir dan longsor.

Kasi Observasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, Wilhelmina Paays, mengatakan, cuaca ekstrem berpotensi terjadi selama 21-26 Juni 2021 di Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah dan kota Ambon. Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi pada wilayah-wilayah tersebut. 

"Potensi longsor bisa terjadi di daerah sekitar lereng bukit atau gunung perlu diwaspadai dan banjir di pemukiman di sekitar kawasan sungai," kata Paays, Senin (21/6/2021).

Paays mengatakan, hasil analisa terakhir menunjukkan kondisi cuaca tidak terlalu signifikan untuk beberapa hari ke depan. Maka harus diwaspadai potensi pertumbuhan awan-awan hujan (cumulonimbus).

"Pertumbuhan awan hujan secara lokal di beberapa wilayah yang disebutkan, dapat menyebabkan hujan lebat secara tiba-tiba juga kilat petir dan angin kencang," kata Paays.

Kondisi cuaca di Maluku, lanjut Wilhelmina, umumnya cerah berawan hingga dan hujan ringan. Namun untuk beberapa wilayah perlu diwaspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.

Editor : Erwin C Sihombing