Baru Pendaftaran Balon Bupati, Bawaslu Malut Temukan Indikasi Politik Uang di Halut

Antara ยท Selasa, 08 September 2020 - 14:21 WIT
Baru Pendaftaran Balon Bupati, Bawaslu Malut Temukan Indikasi Politik Uang di Halut
Ilustrasi pelanggaran pilkada. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id – Sebanyak dua kasus dugaan politik uang terjadi saat tahapan pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil Halmahera Utara (Halut) di KPU setempat. Hal ini diungkap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut), Senin (7/9/2020).

"Dua kasus tersebut di antaranya bagi-bagi uang saat pendaftaran balon pasangan Frans Manery-Muhlis Tapi Tapi (FM-Mantap). Kasus kedua yakni pembagian sembako yang dilakukan tim Joel B Wogono-Said Bajak," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawalu Malut, Hj Masita Nawawi Gani saat melakukan pengawasan tahapan pendaftaran balon.

Menurut dia, Bawaslu akan melakukan klarifikasi terhadap penemuan dua kasus dugaan politik uang tersebut. Masita meminta Bawaslu Halut agar segera melakukan tindakan dengan penelusuran, termasuk memanggil para pelaku pembagian uang untuk diklarifikasi.

"Prosesnya nanti Bawaslu Halut memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat melakukan pembagian uang untuk klarifikasi. Kalau terbukti memenuhi unsur pelanggaran politik uang, dapat ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Selain itu, Masita juga menepis pernyataan tim balon pasangan petahan FM-Mantap, yang mengatakan proses bagi-bagi uang yang dilakukan di depan kantor KPU Halut merupakan prosesi adat berupa uang tombo.

"Silahkan saja itu pendapat mereka, tetapi Bawaslu mempunyai tugas dan kewenangan melakukan klarifikasi dugaan politik uang karena dilakukan pada saat pendaftaran pasangan balon. Artinya saat ini proses Pilkada sedang dilaksanakan. Itu kewajiban Bawaslu untuk menelusiri itu," katanya.

Proses klarifikasi merupakan tugas Bawaslu sebagai bentuk penegakkan keadilan dalam Pilkada.

"Sehingga, kalau memenuhi unsur politik uang, nanti kita lihat hasil kajian yang dilakukan bersama tim sentra Gakkumdu," kata Masita.


Editor : Umaya Khusniah