get app
inews
Aa Text
Read Next : Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

3 Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Terkubur Pasir, Operasi SAR Ditutup

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:30:00 WIT
3 Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Terkubur Pasir, Operasi SAR Ditutup
Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki yang tersesat dan terluka akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). (Foto: SAR)

JAKARTA, iNews.id — Operasi pencarian korban erupsi Gunung Api Dukono berakhir duka. Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga pendaki yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam kondisi meninggal dunia. Dua jenazah terakhir ditemukan pada operasi hari ketiga, Minggu (10/5/2026). 

Ketiga korban ditemukan di lokasi yang berdekatan, namun dalam kondisi yang memprihatinkan akibat terjebak material erupsi. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, seluruh korban hilang telah berhasil dievakuasi. Ketiga korban tewas terdiri dari satu Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua Warga Negara Asing (WNA). Jasad E, WNI, ditemukan pada Sabtu (9/5/2026). Sedangkan HWQT (27) dan SMBAH (30), keduanya WNA, ditemukan Minggu (10/5/2026).

Proses pengangkatan jenazah pada hari terakhir berlangsung dramatis dan penuh risiko. Tim SAR gabungan yang terdiri dari 98 personel harus berpacu dengan aktivitas vulkanik gunung yang masih fluktuatif. 

"Proses evakuasi dua jenazah terakhir sempat mengalami kendala karena posisi korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman yang cukup signifikan," kata Abdul Muhari. 

Tim menggunakan koordinat GPS yang telah ditandai sebelumnya untuk menggali pasir vulkanik yang menimbun tubuh korban. Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selain tiga korban jiwa, tim SAR mencatat sebanyak 15 pendaki lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka terdiri dari 7 WNA asal Singapura dan 8 Warga Negara Indonesia. Dua di antaranya sempat membantu tim SAR memberikan informasi krusial terkait jalur pendakian dan titik terakhir keberadaan korban sebelum erupsi hebat terjadi.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut