2 Tewas Puluhan Luka-Luka dalam Bentrok Warga di Maluku Tenggara, Ini Ajakan Kapolda

Antara · Minggu, 13 November 2022 - 17:57:00 WIT
2 Tewas Puluhan Luka-Luka dalam Bentrok Warga di Maluku Tenggara, Ini Ajakan Kapolda
Tim gabungan TNI Polri diterjunkan untuk mencegah bentrok susulan di Maluku Tenggara, Minggu (13/11/2022). (Foto: Antara)

LANGGUR, iNews.idBentrok antarkelompok warga Desa Ohoi Bombay dan Ohoi Elat, Kecamatan Kei Besar, Maluku Tenggara mengakibatkan dua orang tewas dan puluhan luka-luka.

Identitas kedua korban diketahui berasal dari Ohoi Bombay, yakni Tosy Urbanus Uluhayanan (28) yang tewas akibat proyektil pada bagian tenggorokan, dan satu warga lansia dari Ohoi Ngurdu bernama Daniel Kabinubun (62) akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Selain jatuhnya korban jiwa, bentrok antarwarga tersebut juga mengakibatkan puluhan orang luka-luka akibat terkena panah maupun sayatan benda tajam. 

Rinciannya, di Ohoi Bombay teracata 14 orang luka-luka, Ngurdu satu orang, Ohoi Soinrat tujuh orang, Ohoi Watsin enam orang, dan Elat 22 orang.

Bentrok kelompok warga tersebut juga mengakibatkan sejumlah bangunan rumah dan gedung sekolah serta kendaraan hangus terbakar. Rinciannya, enam sepeda motor milik warga Ohoi Depur dan Wakatran terbakar, enam rumah warga Ohoi Depur, Wakatran, dan Wakol terbakar, serta dua bangunan sekolah SMP dan SMA di Wakatran, dan 22 rumah warga di Ohoi Ngurdu terbakar dan rusak berat.

Tak hanya warga sipil, bentrok tersebut juga mengakibatkan dua anggota polisi mengalami luka-luka terkena panah, yakni Matias Vavu anggota Brimob BKO Yon C Pelopor Tual yang mengalami luka panah pada paha kiri, dan Surya Indra Lasmana anggota Polsek Kei Besar yang mengalami luka panah pada pinggang sebelah kiri.

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif dalam keterangan resminya mengajak semua pihak hentikan pertikaian di Maluku. 

"Sampai kapan akan terus bertikai, sementara daerah-daerah lain sudah maju membangun daerahnya, meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan hidup rakyat untuk generasi anak cucu mendatang," ujar Kapolda Maluku, Minggu (13/11/2022).

Pantauan di lokasi, tim gabungan TNI dan Polri mulai berdatangan dan disiagakan di wilayah bentrok. Dari TNI berasal dari Kodim 1503 dan Batalion 734 Ibra, sementara kepolisian terdiri dari Polres Malra, Brimob Polda Maluku Kompi C Tual, dan Brimob Polda Maluku yang baru tiba di Langgur yang selanjutnya menuju Kei Besar.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsMaluku di Google News

Bagikan Artikel: