18 Warga Tamilou Maluku Tengah Tertembak Diduga karena Rebutan Senjata Api
"Tim Propam Polda sudah diturunkan ke TKP untuk menyelidik apakah langkah yang dilakukan anggota kami sudah sesuai prosedur dan koridor atau belum," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat.
Menurut dia, kalau memang itu tidak sesuai maka terhadap mereka tentunya akan diambil tindakan. Namun kepastiannya masih dalam penyelidikan petugas.
"Tokoh di sana mengakui, memang sempat terjadi aksi perampasan senjata, baik senjata genggam maupun senjata bahu dan terjadi tarik-menarik sehingga dikeluarkan tembakan," ujarnya.
Kasus ini bermula saat anggota kepolisian hendak melakukan penangkapan terhadap 11 pelaku diduga terlibat penebangan tanaman dan pembakaran kantor Desa Tamilou beberapa waktu lalu.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal