Polres Ternate mencatat selama Operasi Patuh 2022 terjaring 1.453 kendaran roda dua dan empat melakukan pelanggaran. (Antara/Abdul Fatah)
Antara

TERNATE, iNews.id - Operasi Patuh Kieraha 2022 yang dilaksanakan Polres Ternate, Maluku Utara sudah berakhir. Sepanjang dua pekan pelaksanaannya, tercatat ada 1.453 pelanggaran lalu lintas.

Kasatlantas Polres Ternate Iptu Rezza Muhammad Fajrin mengatakan, ada seribuan kendaraan terjaring dalam operasi yang berlangsung selama periode tanggal 13 hingga 26 Juni 2022. 

"Kegiatan operasi ini juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas karena banyaknya pelanggaran di jalan raya," ujarnya, Senin (27/6/2022).

Dia mengatakan, total selama operasi ada sebanyak 1.453 pelanggaran. Paling banyak tidak menggunakan helm belakang 683 pelanggaran, kelengkapan kendaraan 524 pelanggaran, melawan arus 246 pelanggaran. Kemudian roda dua yang terjaring 1.441 unit, lalu roda empat sebanyak 10 unit.

"Jadi pengendara roda dua harus dilengkapi surat saat mengendarai motor dan menggunakan helm," kata Rezza.

Dia menambahkan, sampai saat ini pelanggaran yang paling banyak yaitu tidak menggunakan helm belakang. Untuk itu Polres Ternate meminta masyarakat tertib berlalu lintas.

"Sebelum kami bertindak, kami minta kepada masyarakat agar menggunakan helm. Ini demi kepentingan masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan," katanya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT