Kapolda menuturkan, almarhum merupakan anggota yang telah berkorban jiwa dan raga untuk menjaga kamtibmas. Dia rela berkorban tanpa memandang siapa pun yang berkonflik.
Sebab itu, Kapolda juga mengajak semua elemen masyarakat untuk dapat menjadikan Maluku yang aman, damai dan sejahtera.
"Hentikan dan sudahi pertikaian di Tanah Maluku. Jangan lagi ada bentrok-bentrok seperti orang mau perang, kalau mau perang, jangan perangi saudaramu sendiri, tapi perangi kebodohan, perangi kemiskinan, perangi intoleransi," tuturnya.
Briptu Faisal Helut, sebut Kapolda, menjadi korban saat melakukan pengamanan dan pemisahan kelompok yang bertikai. Dia tertembak senjata gelap yang kemudian harus menjalani perawatan intensif sampai dengan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Polri, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (22/2/2022) pukul 06.35 WIB.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait