HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Kamis (23/4/2026) pukul 14.04 WIT. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 600 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, M Richard Chaniago, kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya.
Erupsi Gunung Ibu ini juga terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 70 detik. Aktivitas vulkanik tersebut menunjukkan peningkatan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat sekitar.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Kamis, 23 April 2026, pukul 14:04 WIT tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan dikutip Kamis (23/4/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi menyusul erupsi tersebut. Masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, terdapat perluasan wilayah berbahaya hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara. Area ini dinilai berpotensi terdampak langsung aktivitas vulkanik.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan abu. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan pelindung seperti masker dan kacamata.
Langkah ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanis di udara. Selain itu, masyarakat diminta tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Penyebaran hoaks terkait aktivitas Gunung Ibu diharapkan dapat dihindari.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait