JAKARTA, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Sabtu (10/10/2026) pagi. Letusan yang terjadi pukul 09.52 WIT itu melontarkan kolom abu setinggi sekitar 700 meter di atas puncak gunung.
Petugas pengamatan gunung api, M Saum Amin, melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal. Sebaran abu mengarah ke timur laut dan timur.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 09:52 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Sabtu (10/10/2026).
Saat laporan tersebut dibuat, aktivitas erupsi Gunung Ibu masih berlangsung.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati kawasan gunung guna menghindari risiko akibat aktivitas vulkanik.
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara, sesuai dengan rekomendasi PVMBG.
Selain menjauhi kawasan berbahaya, warga diminta menggunakan masker dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu saat beraktivitas di luar rumah. Langkah ini diperlukan untuk mengurangi paparan abu vulkanik pada saluran pernapasan dan mata.
PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Warga diharapkan mengikuti arahan pemerintah daerah serta memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui sumber resmi.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung atau Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung tersebut.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait