LANGGUR, iNews.id- Program One Village One Innovation (OVOI) atau satu desa satu inovasi diterapkan di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Program ini bertujuan mempercepat pengembangan wilayah, khususnya di perbatasan Republik Indonesia di Kei Besar.
Program OVOI itu dikemukakan Martani Huseini, narasumber rapat terbatas BNPP RI dalam rangka Menyusun Strategi Percepatan Pembangunan Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan Menuju Beranda Depan NKRI, di Hotel Grand Mercure, Langgur.
Menurutnya, OVOI wilayah perbatasan merupakan program kolaborasi dengan sasaran pada tingkat mikro (desa), menitikberatkan pada pemimpin, masyarakat dan nilai sosial budaya masyarakat, tanpa mengabaikan kearifan lokal yang dimiliki.
"Program OVOI di Malra akan mendorong percepatan pengembangan wilayah, lebih khusus wilayah perbatasan di Kei Besar, mengingat potensi pariwisata, perikanan dan pertanian yang dimiliki," katanya.
Percepatan pengembangan wilayah nantinya juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa di wilayah perbatasan yang selama ini jarang tersentuh pembangunan. Bukan tidak mungkin, desa-desa di wilayah perbatasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah.
Oleh karena itu, inovasi dan kolaborasi tata kelola dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan menjadi faktor penting. Mengingat pembangunan wilayah perbatasan ini memerlukan sinergi stakeholder lintas sektor.
Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait