Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Moyo Utomo. (Foto: Antara)
Antara

AMBON, iNews.id - Pemotor berinisial JA (46) kecelakaan tunggal saat mengendarai motor di Jalan Dr Latumeten, Kota Ambon, Maluku. Sang istri sempat hendak membuat laporan polisi suaminya menjadi korban begal lantaran motor dan dompetnya tidak ditemukan.

Merespons kejadian itu, Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease meluruskan isu pembegalan tersebut.

"Yang terjadi itu murni kecelakaan tunggal menyebabkan korban JA (46) terluka dan bukan karena yang bersangkutan dibegal orang," ujar Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Moyo Utomo, Minggu (9/10/2022).

Kronologi bermula saat istri korban awalnya mendengar rumor kalau suaminya yang mengendarai motor berpelat nomor DE 3727 NJ menjadi korban begal pada Kamis (6/10/2022) pukul 03.10 WIT. Dia lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta.

Setelah penyelidikan, ternyata saat kejadian petugas piket Satlantas Polresta Ambon mendapati korban dalam posisi tidak sadarkan diri di lokasi kecelakaan dan membawanya RS Dr Latumeten Ambon. Tetapi ketika itu tidak terlayani karena harus ada keluarga yang bertanggung jawab.

Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkari Tantui untuk mendapatkan pertolongan medis dan dirujuk lagi ke RS Dr Leimena Ambon.

"Korban saat itu mengendarai motornya dari arah Mangga Dua menuju Wainitu dalam keadaan mabuk dan hilang keseimbangan sampai akhirnya terjatuh di lokasi kejadian," katanya.

Petugas di lapangan selain mengevakuasi korban juga telah mengamankan motor dan dompet korban pada saat kejadian sebagai barang bukti. Hal inilah yang membuat istri korban menduga telah terjadi pembegalan.

"Usai mendapat penjelasan polisi dan barang bukti berupa motor dan dompetnya sudah diamankan, akhirnya keluarga membatalkan niatnya membuat laporan dugaan pembegalan," ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT