HALMAHERA BARAT, iNews.id – Kemunculan cahaya merah menyala seperti lava pijar di puncak Gunung Api Gamkonora membuat panik warga Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Warga yang khawatir akan terjadi erupsi berhamburan keluar rumah untuk memantau situasi dan merekam fenomena tersebut.
Namun, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gamkonora memastikan fenomena cahaya membara di puncak kawah tersebut bukan disebabkan oleh aktivitas vulkanik atau erupsi.
Pengamat Gunung Api Gamkonora, Taufan Barham, menjelaskan bahwa pendaran cahaya merah yang terlihat jelas dari pemukiman warga murni dipicu oleh peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar vegetasi di sekitar bibir kawah.
"Kemunculan api di bibir kawah terjadi akibat kebakaran hutan, bukan karena adanya kenaikan aktivitas magma atau lelehan lava pijar. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik," kata Taufan Barham, Jumat (18/9/2026).
Petugas mengimbau warga agar tidak terpengaruh oleh isu-isu liar atau hoaks terkait erupsi yang beredar di masyarakat. Penanganan karhutla di sekitar kawah terus dipantau agar api tidak meluas.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Api Gamkonora dipastikan berada dalam status Level I (Normal) tanpa adanya tanda-tanda peningkatan vulkanik yang membahayakan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait