Waspada! Malut Diperkirakan Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat Sepekan ke Depan

Antara ยท Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:34 WIT
Waspada! Malut Diperkirakan Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat Sepekan ke Depan
Ilustrasi hujan lebat. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id – Berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut) diperkirakan akan masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama seminggu ke depan. Wilayah-wilayah yang paling berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat adalah sebagian besar Pulau Halmahera, Kota Ternate, Tidore Kepulauan hingga Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Ternate, Viance Adjie Dwi mengatakan, hujan dengan intensitas lebat itu bisa terjadi mulai sore hingga malam hari. Hal ini dipicu oleh faktor lokal, seperti pembentukan awan di wilayah ekuator Malut.

“Kondisi cuaca secara umum di Malut masih berpotensi hujan dari intensitas ringan hingga lebat di seluruh wilayah Malut,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Topografi wilayah seperti yang memiliki banyak pegunungan atau dataran luas punya pengaruh kepada pembentukan awan. Dengan kondisi ini, maka warga yang mendiami berbagai lokasi rawan longsor atau di dekat sungai diminta untuk waspada.

Sepekan lalu, ruas Jalan Trans Weda-Lelilef, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), sempat tertutup longsoran tanah akibat hujan deras. Beruntung kondisi ini segera teratasi dan jalan kembali normal.

Tanah longsor yang menutupi jalan raya saat ini telah atas. Arus lalu lintas yang menuju Weda-Lelilef dan sebaliknya sudah dapat dilalui karena adanya alat berat yang digunakan untuk membuka akses jalan.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Halteng, Kamal Abd Fatah dihubungi terpisah menyatakan curah hujan yang tinggi mengguyur Kabupaten Halteng menyebabkan longsor di Desa Sidanga, Kecamatan Weda tepatnya di Jalan Trans Weda-Lelilef pekan lalu.

“Personel BPBD Halmahera Tengah yang terjun di lokasi masih mendata berapa rumah yang mengalami kebanjiran serta kerugian akibat banjir,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah