Waspada, Hujan Intensitas Tinggi Diprediksi Terjadi di Maluku Sepekan ke Depan

Antara ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 06:12 WIB
Waspada, Hujan Intensitas Tinggi Diprediksi Terjadi di Maluku Sepekan ke Depan
Ilustrasi hujan. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon memprediksi potensi hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi di wilayah Maluku pada 31 Juli hingga 6 Agustus 2020. Masyarakat pengguna tranasportasi darat, laut dan udara diimbau berhati-hati.

"Analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Maluku," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura, Ot Oral Sem Wiral, di Ambon, Jumat (31/7/2020).

Dalam empat hari ke depan atau 31 Juli hingga 3 Agustus 2020, diprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Buru, dan Buru Selatan. Sedangkan pada 4-6 Agustus 2020, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kota Ambon dan Buru Selatan.

“Sedangkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Kabupaten Maluku Tengah, Buru, Seram Bagian Barat dan Timur,” katanya.

Dia menjelaskan, kondisi atmosfer secara umum yang terpantau 29 Juli 2020 menunjukkan terjadinya tekanan di wilayah Indonesia sekitar 1007 - 1021 Hpa. Berdasarkan analisi garis angin (streamline), daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi terpantau memanjang di pesisir barat Aceh dan Sumatera Utara, Kalimantan Tengah bagian utara, Sulawesi Tengah, dan Papua.

Pola angin di Maluku umumnya bertiup dari arah timur-selatan. Kecepatan angin rata-rata berkisar 5-30 knot.

Kelembapan udara lapisan pada 850-700 Hpa bervariasi yaitu relatif basah (80-100 persen) di wilayah Pulau Buru, Seram, Ambon, Maluku Tenggara dan Kepulauan Aru, tetapi cenderung kering (30-60 persen) pada wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di daerah tersebut, khususnya di wilayah Maluku bagian utara.

Sementara kondisi suhu muka laut di wilayah Maluku menunjukkan kondisi normal-menghangat terutama di wilayah perairan Pulau Buru hingga Laut Seram. Nilai anomali suhu muka air laut mencapai +2.0 Celcius. Akibatnya potensi pertumbuhan awan hujan cukup signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat, laut dan udara agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan yang tinggi, dan angin kencang tiba-tiba. Selain itu, masyarakat diharapkan juga memperhatikan informasi dari BMKG serta instansi terkait, untuk memastikan mitigasi bencama hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.


Editor : Umaya Khusniah