Wapres: Hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang Gemar Membaca

Binti Mufarida · Kamis, 13 Januari 2022 - 17:09:00 WIT
Wapres: Hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang Gemar Membaca
Wakil Presiden KH Ma`ruf Amin mengingatkan kepala daerah untuk bekerja dengan baik. (Foto Antara).

BANGKALAN, iNews.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyayangkan minat baca orang Indonesia yang kurang. Ma’ruf mencontohkan, saat membaca Alquran, banyak orang yang hanya melafadzkan saja, tapi tidak mendalami artinya.

Hal itu disampaikan Ma’ruf saat orasi ilmiah dalam rangka wisuda S1 Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moh. Cholil (STAIS) Bangkalan, Kamis (13/1/2022)

“Patut kita sayangkan, minat baca orang Indonesia sangat memprihatinkan. Ini dalam arti membaca hanya melafadzkan saja,” kata Ma’ruf.

Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mendasari temuan ini dari data UNESCO yang menunjukkan kecilnya minat baca orang Indonesia.

“Menurut data UNESCO, hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang gemar membaca, sangat kecil sekali,” kata Ma’ruf.

Jangan sampai, katanya, orang Indonesia karena kurang minat membaca menjadi bangsa seperti peribahasa “tong kosong nyaring bunyinya” atau dapat diartikan banyak omong tapi tidak ada isinya.

“Sementara kita sangat aktif di media sosial. Kalau di media sosial, kita luar biasa nomor 5 di dunia. Anak-anak sekarang handponenya sampai dua. Ini harus kita perbaiki. Jangan sampai kita menjadi bangsa tong kosong nyaring bunyinya,” tegas Ma’ruf.

Ma’ruf meminta agar minat membaca generasi muda Indonesia ditingkatkan. Apalagi, membaca juga katanya bukan hanya perintah negara tetapi perintah agama.

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: