Usai Divaksin Covid-19, Warga Pulang Bawa Paket Sembako dan Bakso

Antara ยท Senin, 27 Desember 2021 - 15:24:00 WIT
Usai Divaksin Covid-19, Warga Pulang Bawa Paket Sembako dan Bakso
Vaksinasi massal di Kabupaten Malra, Provinsi Maluku. (Foto: Antara/Siprianus Yanyaan)

LANGGUR, iNews.id - Warga yang divaksin Covid-19 di gedung Serbaguna Pemda Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mendapatkan bingkisan sembako dan bakso. Vaksinasi ini gelar hingga akhir Desember 2021.

"Paket sembako berupa beras tiga kilogram dan gula satu kilogram, dan ada hiburan serta santapan bagi peserta vaksinasi," kata Ketua Tim Penggerak PKK Malra Eva Eliya Hanubun, Senin (27/12/2021).

Dari pantauan, ribuan warga terlihat memadati gedung serbaguna Malra untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Pemkab Malra bersama Tim Penggerak PKK setempat dan didukung oleh Komisi Kemitraan Gereja Protestan Maluku (KK-GPM), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), dan Majelis Taklim Maluku Tenggara serta TNI-Polri.

Dia menjelaskan paket sembako diberikan kepada 1.000 warga yang daftar pertama pada vaksinasi massal tersebut.

Eva Eliya Hanubun mengatakan ini dilakukan merupakan bentuk dukungan TP-PKK untuk mewujudkan program pemerintah guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) di Malra. Pelaksanaannya dijadwalkan selama empat hari pada tanggal 27-30 Desember 2021.

Warga antusias datang, karena panitia menyediakan sembako, panggung hiburan dan makanan gratis, seperti bakso, soto dan es kelapa muda.

"Peserta maupun petugas serta semua yang terlibat juga dihibur dengan adanya panggung hiburan, juga disediakan makanan berupa bakso, soto, dan es kelapa muda bagi peserta vaksinasi," ujar Eva.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Malra Katrinje Notanubun menambahkan bahwa cakupan vaksinasi di Malra sudah mencapai 67,16 persen untuk dosis pertama.

"Vaksinasi di Malra sudah mencapai 67,16 persen untuk dosis pertama, artinya sudah 62.844 orang yang sudah divaksin dari jumlah kumulatif sasaran vaksinasi di Malra, yakni 93.569 orang," kata Katrinje.

Katrinje optimistis hingga 31 Desember 2021 Malra dapat mencapai cakupan vaksinasi sesuai target Pemerintah Pusat minimal 70 persen.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: