Tingkatkan Pendidikan, Pemkab Kepulauan Tanimbar Bangun 4 SMP

Antara · Kamis, 25 Juni 2020 - 13:31 WIT
Tingkatkan Pendidikan, Pemkab Kepulauan Tanimbar Bangun 4 SMP
Ilustrasi pendidikan. (Foto: Istimewa)

SAUMLAKKI, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar, Maluku membangun empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran 2020/2021. Pendirian sekolah ini berdasarkan SK Bupati Nomor 821.3 - 192 Tahun 2020 tanggal 27 Mei 2020 tentang Pendirian SMP Satu Atap di kabupaten setempat.

"Empat sekolah yakni SMP Negeri Wermaktian di Seira, SMP Negeri Wertamrian di Desa Tumbur, SMP Negeri Adaut di Kecamatan Selaru, dan SMP Negeri Wuarlabobar di Desa Romnus," kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Tanimbar, Yoseph Lerebulan, Rabu (24/6/2020).

SK Bupati itu diserahkan Yoseph kepada Sekretaris Camat Wertamrian, Adriana Magdalena Mandesy. Selanjutnya diserahkan kepada kepala Desa Tumbur dalam acara yang digelar di kantor camat Wertamrian.

Penyerahan SK Bupati ini juga disaksikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Christianus Fatlolon; staf kantor camat, korwil pendidikan, para kepala sekolah se-kecamatan Wertamrian serta pemerintah Desa Tumbur.

"SK Bupati ini sudah kami serahkan pertama kali di Seira pada 9 Juni 2020. Saat ini di Wertamrian. Selanjutnya dijadwalkan untuk diserahkan dua SK yang lain" kata Yoseph.

Pendirian empat SMP itu sebagai wujud kepedulian Pemkab Kepulauan Tanimbar untuk mewujudkan program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini juga sejalan dengan visi presiden dan wapres maupun bupati dan wabup Kepulauan Tanimbar periode 2017-2022.

"Salah satu visi bupati yakni mewujudkan masyarakat Kepulauan Tanimbar yang cerdas. Maka pendirian SMP ini menjadi salah satu target dari Dinas Pendidikan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)," katanya.

Program lain dalam memajukan pendidikan yakni memperbaiki data pokok pendidikan (dapodik), memperbaiki profil sekolah yang memuat aspek ketenagaan, sarana prasarana dan keuangan.

"Sebagai bagian dari pendirian sekolah ini, maka target yang akan kami lakukan pada awal Juli 2020 adalah normalisasi pendidikan yakni persebaran tenaga guru dan kepala sekolah berdasarkan zonasi," katanya.

Sementara Sekretaris Camat Wertamrian, Adriana Magdalena Mandesy berterima kasih kepada bupati Kepulauan Tanimbar atas pendirian sekolah ini. Program ini dilakukan untuk menjawab usulan pemerintah dan masyarakat di Wertamrian dalam musyawarah perencanaan pembangunan pada awal 2020.

"Sejauh ini masyarakat Desa Tumbur terkendala dengan transportasi. Dengan adanya SMP satu atap, sangat membantu masyarakat," katanya.

Menurut dia, pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan desa untuk mengarahkan orang tua agar menyekolahkan anaknya di SMP yang baru dibangun.

Kepala Desa Tumbur, Isaias Malindar menyatakan pendirian SMP Negeri satu atap di desanya merupakan jawaban atas dambaan masyarakat selama ini. Maka dari itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan termasuk lahan untuk pembangunan fasilitas sekolah.

"Untuk sementara mereka akan menggunakan ruang belajar SD Naskat Santo Andreas Tumbur. Kami telah menyediakan lahan berukuran 30 meter kali 60 meter yang berlokasi di Jalan Trans Yamdena untuk pembangunan fasilitas sekolah," katanya.


Editor : Umaya Khusniah