Terdakwa yang Fitnah Bupati Kepulauan Tanimbar Divonis 7 Bulan Penjara

Antara ยท Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:50:00 WIT
Terdakwa yang Fitnah Bupati Kepulauan Tanimbar Divonis 7 Bulan Penjara
Ilustrasi penjara. (Foto: Reuters)

SAUMLAKI, iNews.id - Terdakwa pencemaran nama baik yang memfitnah Bupati Kepulauan Tanimbar divonis tujuh bulan penjara. Warga tersebut telah melanggar Undang-Undang ITE.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Saumlaki memvonis Jonias Welhelmus Solmeda alias Jhon Solmeda dengan hukuman penjara tujuh bulan, karena terbukti memfitnah Bupati Petrus Fatlolon di media sosial.

Plt Ketua PN Saumlaki, Sahriman Jayadi, membenarkan putusan hakim pada Rabu (13/10/2021). Terdakwa telah melakukan pencemaran nama baik di media Whatsapps grup "Suara Rakyat Tanimbar". 

"Putusan majelis hakim lebih ringan dari dakwaan JPU yang mengajukan ancaman penjara satu tahun enam bulan," kata Sahriman di Kota Saumlaki, Jumat (15/10/2021).

Kasus ini berawal ketika Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon melalui kuasa hukumnya Kilyon Luturmas mengajukan gugatan hukum terhadap Jhon Solmeda. Terdakwa menuliskan postingan akun Twitter berbunyi:

"Pak Jokowi, di Kabupaten Kepulauan Tanimbar itu Bupati mengatasnamakan kontraktor menyelesaikan tunggakan material masyarakat. DAK sudah cair 100 persen dan disimpan di rekening kontraktor. Diduga ada kerjasama antara Bupati dan kontraktor." 

Bupati Fatlolon sempat hadir dalam persidangan dan membantah tudingan Jhon Solmeda bahwa hal-hal yang disampaikan tersebut tidak benar.

"Saya tidak pernah terlibat didalam mengatur hal-hal teknis seperti yang disampaikan. Saya mempersilahkan majelis hakim untuk menanyakan hal-hal teknis mengenai pekerjaan konstruksi di pimpinan SKPD teknis," kata bupati saat itu.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: