Tak Kuat Menahan Arus Sungai yang Meluap, Jembatan di Pulau Taliabu Ambruk

Antara ยท Senin, 27 Juli 2020 - 06:14 WIB
Tak Kuat Menahan Arus Sungai yang Meluap, Jembatan di Pulau Taliabu Ambruk
Jembatan di Pulau Taliabu yang kondisinya miring akibat luapan arus sungai. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id – Sebuah jembatan di Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) ambruk pada Minggu (26/7/2020). Jembatan yang menghubungkan dua desa itu tak kuat menahan derasnya arus sungai yang meluap akibat hujan lebat dua hari terakhir.

Bagi warga, jembatan ini merupakan penghubung antara Desa Pencando dan Maluli. Selain itu jembatan tersebut merupakan jalan akses yang dilalui petani serta pelajar yang akan bersekolah di SD, SMP dan SMA terdekat.

Salah seorang warga Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, Muhammad Caleh berharap agar pemerintah daerah setempat segera memperbaiki jembatan tersebut. "Kami meminta pemda setempat harus segera mengambil langkah cepat untuk perbaiki jembatan yang ambruk," katanya.

Menurut dia, terhitung sejak belum dimekarkan menjadi Kabupaten Pulau Taliabu yang sudah berusia tujuh tahun, belum ada pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Pencado. Padahal pada tahun lalu, ada 20 rumah rusak akibat tergerus banjir bandang sungai yang sumber airnya dari telaga di Desa Pencado.

"Sampai hari ini kami hanya dapat jembatan darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu. Banjir tadi malam sudah membuat ambruk satu jembatan di Desa Pencado dan jembatan keduanya sudah miring terancam ambruk," ujarnya.

Dia berharap program pemerintah pusat melalui BNPB yang telah mengucurkan anggaran penanggulangan bencana segera dilaksanakan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon mengatakan, tahun ini Pemkab Taliabu melalui BNPB mendapat kucuran anggaran rehabilitasi sekitar Rp11 miliar lebih pada tahun 2020. Anggaran tersebut salah satunya untuk pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Pencado.

"Anggaran pembangunan tanggul penahan banjir Desa Pencado sementara ini masih dalam proses di keuangan," katanya.


Editor : Umaya Khusniah