Stok Beras di Bulog Maluku Mencapai 11.000 Ton, Masyarakat Diminta Tak Perlu Takut

Antara ยท Rabu, 16 September 2020 - 16:47 WIT
Stok Beras di Bulog Maluku Mencapai 11.000 Ton, Masyarakat Diminta Tak Perlu Takut
Ilustrasi beras bulog. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id – Persediaan beras Bulog Maluku hingga saat ini dilaporkan masih dalam kondisi aman sebanyak 11.000 ton. Jumlah tersebut bisa mengisi permintaan pasar di dua provinsi yakni Maluku dan Maluku Utara (Malut).

"Masyarakat tidak perlu takut sebab stok beras cukup aman dan terkendali," ujar Kepala Perum Bulog Divre Maluku, Muhammad Taufiq, Rabu (16/9/2020).

Dia menambahkan, beras-beras tersebut masih ditampung di gudang-gudang milik Bulog Maluku. Di antaranya di Kota Ambon, Tual, Saumlaki, Mako, dan juga gudang di Kota Ternate.

Bulog Maluku juga tetap melakukan pengawasan terkait stok yang ada. Bila ditemukan ada yang berkurang, maka akan ditambah.

Taufiq menambahkan, ada kategori daerah cukup penghasilan dan daerah yang minus. Maluku masuk daerah yang minus.

“Kalau terjadi kekurangan, maka daerah cukup penghasilan seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur siap untuk menyuplai sesuai permintaan. Bulog Maluku sekarang ini juga melakukan pembelian beras lokal asal Kabupaten Pulau Buru,” katanya.

Taufiq menambahkan, Bulog Maluku sampai sekarang tetap melakukan operasi pasar (OP) di sejumlah pasar tradisional di Kota Ambon. Bulog menjual beras, minyak goreng, dan gula pasir.

"Kegiatan OP ini masih terus berlangsung guna menjaga kestabilan harga di pasar terutama beras, dan juga gula pasir. Selain itu juga melibatkan sejumlah pedagang yang ada di pasar Mardika maupun di Pasar Batu Merah yang selama ini melakukan kerja sama dengan Bulog Maluku," ujarnya.


Editor : Umaya Khusniah