Situs Cagar Benteng Nieuw Victoria Telah Bersertifikat Resmi

Antara ยท Selasa, 30 November 2021 - 12:45:00 WIT
Situs Cagar Benteng Nieuw Victoria Telah Bersertifikat Resmi
Benteng Nieuw Victoria resmi bersertifikat. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Benteng Nieuw Victoria resmi menyandang status sebagai situs cagar budaya nasional. Hal ini dikuatkan dengan adanya sertifikat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

"Benteng Nieuw Victoria telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya peringkat nasional sejak 2017, tetapi baru sekarang berkesempatan menyerahkan sertifikatnya," kata Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid di Kota Ambon, Senin (29/11/2021).

Dia mengatakan penetapan Benteng Nieuw Victoria sebagai cagar budaya peringkat nasional, artinya upaya pelestarian akan menjadi perhatian hingga tingkat nasional.

Penetapan sebagai cagar budaya, katanya menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. "Ke depan Pemkot Ambon harus siapkan program apa agar cagar budaya Benteng Niew Victoria dapat menjadi ruang publik," katanya.

Situs cagar budaya, katanya, dapat dimanfaatkan para guru untuk melakukan perjalanan napak tilas perlawanan rakyat Maluku.

"Perlawanan rakyat Maluku banyak kisah sejarah dan ceritanya panjang. Ke depan cagar budaya ini bisa jadi ruang publik ruang bersama, tempat perjuangan kemerdekaan," ujarnya.

Hilmar menambahkan, pihaknya juga menyerahkan ringkasan eksekutif  (excecutive summary) kajian pelestarian Benteng Neiuw Victoria kepada Pemkot Ambon.

"Rekomendasi ini jangan hanya di atas kertas, tapi sama-sama dipraktikkan dengan menyiapkan program untuk pengembangan dan pelestarian cagar budaya," katanya.

Kajian pelestarian situs cagar budaya Benteng Nieuw Victoria, untuk mengidentifikasi kelestarian cagar budaya situs itu secara komprehensif.

Selain itu, untuk merumuskan pemecahan masalah, terkait dengan pemanfaatan ruang yang lebih tepat, berdaya guna, dan tepat sasaran, sesuai dengan kaidah-kaidah pelestarian cagar budaya

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: