Segel Kantor Bupati Aru dan PN Dobo Sudah Dibuka setelah 5 Hari Tutup

Antara ยท Selasa, 23 November 2021 - 12:15:00 WIT
Segel Kantor Bupati Aru dan PN Dobo Sudah Dibuka setelah 5 Hari Tutup
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat. Foto: Antara/Daniel Leonard

AMBON, iNews.id - Segel adat di Kantor Bupati Kepulauan Aru dan Pengadilan Negeri Dobo sudah dibuka. Dua tempat tersebut sempat tidak ada aktivitas selama lima hari terakhir setelah majelis hakim memenangkan TNI AL atas sengketa lahan.

"Pagi tadi setelah negosiasi, masyarakat adat membuka sasi adat di kantor bupati dan pengadilan negeri," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat, di Kota Ambon, Senin (22/11/2021).

Sebelumnya masyarakat adat Marafenfen di Kepulauan Aru mengamuk usai putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Dobo memenangkan TNI AL atas sengketa lahan seluas 689 hektare yang diklaim milik warga.

Massa kemudian merusak kantor PN Dobo dan melakukan sasi adat atau pelarangan dengan cara memasang janur kuning kelapa. Tradisi sasi ini masih berlau di sebagian wilayah Maluku.

Selain menyegel kantor PN, sejumlah tempat lainnya antara lain Kantor Bupati Aru, DPRD Aru, Bandara Rar Gwamar dan Pelabuhan Yos Sudarso Dobo. Namun pelan-pelan fasilitas tersebut dibuka kembali.

Menurut M. Roem, sasi adat di Bandara dan Pelabuhan sudah dibuka pada tanggal 12 November. Baru-baru ini gGedung PN dan Kantor Bupati. Saat ini, fasilitas yang masih disegel adalah kantor DPRD Aru.

"Masyarakat meminta seluruh anggota DPRD Aru untuk hadir dulu mendengar aspirasi masyarakat, baru kemudian sasi akan dibuka," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: