RSUP Johanis Leimena Ambon Terima Pasien Covid-19 Awal Pekan Depan

Antara ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 08:43 WIB
RSUP Johanis Leimena Ambon Terima Pasien Covid-19 Awal Pekan Depan
ilustrasi kamar tempat pasien positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Johanis Leimena di Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku akan disiapkan untuk menangani pasien terkonfirmasi postif Covid-19. Langkah ini ditempuh menyusul ditutupnya sebagian besar fasilitas pelayanan di RSUD dr M Haulussy karena sejumlah paramedis terinfeksi virus corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang mengatakan, persiapan RSUP yang selesai dibangun akhir Februari lalu ini akan mulai menangani pasien Covid-19 pada Senin (18/5/2020). Ada 250 unit kamar di rumah sakit ini, 200 di antaranya diperuntukkan bagi penderita corona.

“Kami sudah lakukan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon soal rencana penempatan para penderita virus corona ini,” katanya, Selasa (12/5/2020).

Kasrul yang juga Sekda Maluku itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Rumahtiga yang telah bersedia menerima penempatan pasien Covid-19 di RSUP Johanis Lemena. Dengan penempatan pasien Covid-19 di RS ini, maka penanganan akan terkonsentrasi di satu fasilitas kesehatan.

Selain program penanganan corona, pemerintah provinsi (pemprov) juga akan menyiapkan sumber daya manusia (SDM). Mereka akan direkrut dari sejumlah rumah sakit maupun dinas kesehatan, termasuk relawan.

"Kami kebetulan sedang didampingi salah satu konsultan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sehingga permintaan berbagai kebutuhan bisa diminta, termasuk dokter karena masih banyak tenaga termasuk relawan di Jakarta," katanya.

Disinggung operasional RSUD dr M Haulussy, dia menjelaskan, untuk sementara ditutup terhadap pelayanan umum. Kecuali ruangan cuci darah dan NICU ( ruangan penanganan balita).

"Pasien di RSUD dr M Haulussy saat ini sebanyak 60 orang dan sedang dikaji tim dokter, sehingga bisa dipulangkan. Sedangkan yang lainnya bisa disalurkan ke sejumlah rumah sakit lain di Kota Ambon," katanya.


Editor : Umaya Khusniah