RSUP dr Johannes Leimena Siap Beroperasi Tangani Pasien Covid-19 di Maluku

Antara ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 10:43 WIB
RSUP dr Johannes Leimena Siap Beroperasi Tangani Pasien Covid-19 di Maluku
ilustrasi kamar tempat pasien positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.idRumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johannes Leimena mulai dioperasikan khusus untuk menangani pasien positif Covid-19, Rabu (27/5/2020). Pengoperasian RS ini lantaran jumlah pasien positif Covid-19 di Ambon terus meningkat sementara jumlah tempat tidur pasien terbatas.

Rumah sakit ini berada di kawasan Wailela, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. RS ini baru selesai dibangun dan terbilang mewah dan modern untuk rumah sakit di kawasan Indonesia timur.

"Hari ini kita mulai operasional dan khusus untuk menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 di Maluku," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, di sela-sela peninjauan operasional RS di Ambon, Rabu (27/5/2020).

Dia menambahkan, jumlah pasien positif Covid-19 di Maluku terutama di Ambon terus meningkat namun jumlah kamar atau tempat tidur di rumah sakit rujukan terbatas. Sementara tempat lain yakni di dua balai pelatihan yang disiapkan juga terbatas, yakni sebanyak 165 tempat tidur.

Jumlah tempat tidur yang ada di tiga rumah sakit rujukan, yakni RSUD dr M Haulussy, RST dr JA Latumeten, dan RSAL dr FX Soehardjo Lantamal IX Ambon hanya 60 tempat tidur. Sisanya 106 unit berada di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) hanya 105 tempat tidur.

"Makanya pengoperasian RSUP dr Leimena yang baru selesai dibangun pemerintah pusat ini, sangat mendesak karena memiliki 200 tempat tidur. Diharapkan pengoperasiannya dapat mengatasi ketersediaan fasilitas tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 di Maluku," katanya.

Dia mengatakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku terus bertambah antara 10-12 orang. Hingga Selasa (26/5/2020) tercatat 170 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasrul atas nama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, pemprov, forkopimda, serta masyarakat, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan RSUP serta Kementerian Kesehatan, yang telah mengizinkan penggunaan rumah sakit tersebut untuk menangani pasien Covid-19.

Dia berharap, pasien maupun tenaga medis dapat menjaga fasilitas rumah sakit sehingga berdampak besar terhadap penanganan berbagai penyakit, terutama mempercepat penyelesaian kasus pandemi Covid-19. Khusus operasional, ada 120 dokter dan tenaga medis dikerahkan. Mereka terbagi dalam tiga sif untuk melayani para pasien.

"Para dokter dan tenaga medis ini direktur dari semua rumah sakit, termasuk puskesmas yang ada di Kota dan Pulau Ambon," katanya.

Dirut RSUP Leimena Kota Ambon, dr Calestinus Eigya Munthe, menyatakan tahap awal tersedia 20 tempat tidur untuk melayani pasien Covid-19. Jumlah ini diprioritaskan untuk pasien yang dipindahkan dari RSUD dr M Haulussy, Kudamati, Ambon.

"Hari ini rencananya enam sampai 10 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat di RSUD Haulussy dipindahkan dan mulai dirawat di RSUP," katanya.

Saat ini, telah tersedia 32 kamar (setiap kamar satu tempat tidur) disiapkan untuk melayani pasien positif Covid-19. Ada 20 kamar di lantai tujuh dan 12 kamar lainnya di lantai delapan RS tersebut.

"Seluruh pasien Covid-19 akan ditempatkan di lantai enam, tujuh, dan delapan. Kamarnya disiapkan bertahap. Totalnya 200 kamar yang tersedia serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan berkualitas dan memadai sebagai rumah sakit terkemuka di Indonesia timur," katanya.


Editor : Umaya Khusniah